​6 Nomor Panjat Tebing Terancam Tak Dipertandingkan di Porprov X Tabalong, Kok Bisa? 

916

BANJARMASIN, KK – Pundi-pundi medali cabang olahraga (cabor) panjat tebing Porprov X di Tabalong terancam berkurang. Hal itu disebabkan sejumlah nomor yang biasanya jadi andalan beberapa pengcab, terancam tak dipertandingkan.

Ketiadaan venue pertandingan ditengarai menjadi penyebab utama permasalahan ini. Hal itu disampaikan langsung Ketua Bidang Kompetisi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kalsel, Lovi Heriadi, saat ditemui di sela Wall Climbing Competition 2017, di arena dinding panjat Unlam, Banjarmasin, Rabu (22/3/2017).

“Idealnya ada 26 nomor yang dipertandingkan pada Porprov. Namun sejauh ini hanya 20 nomor yang bisa dipertandingkan, karena tidak adanya venue pertandingan,” tutur Lovi kepada wartawan Kabar Kalimantan. 

Enam nomor pertandingan pada cabor panjat tebing itu antara lain lead team putra, lead team putri, sped record perorangan speed world record perorangan putra, speed wirld record perorangan putri, speed world record team putra, dan speed world record team putri. 

Padahal FPTI Kalsel sudah beberapa kali melakukan koordinasi dengan panitia besar Porprov. Bahkan saat presentasi venue beberapa waktu lalu, panitia sudah menyatakan siap 100 persen. 

“Saat presentasi yang disampaikan Bupati Tabalong beberapa waktu lalu, semua venue dinyatakan siap. Tapi kenyataannya di lapangan, sampai saat ini masih belum ada kejelasan,” ungkap Lovi. 

Hal itu tentu sangat disayangkan. Mengingat, ketiadaan enam nomor pertandingan tersebut sangat berpengaruh terhadap pengcab. Kesempatan pengcab untuk mendulang medali pun semakin kecil. 

Disinggung mengenai persiapan FPTI sendiri dalam menyongsong Porprov, Lovi mengatakan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan administrasi yang saat ini sudah sampai tahap Entry by Name. “Kita tengah mempersiapkan data atlet yang nantinya akan kita bikinkan KTA (Kartu Tanda Atlet),” tuturnya. 

Dituturkan Lovi, sejauh ini masing-masing pengcab sudah menyetor nama-nama atlet yang akan dibuatkan KTA. Meski begitu, ada dua pengcab yang sampai sejauh ini belum setor nama. 

“Kita menyayangkan ada pengcab yang tidak menyetorkan nama atletnya sejauh ini, yakni Batola dan HSS. Kami khawatir, kalau tidak cepat nanti tidak bisa ikut Porprov,” tambahnya. 

Untuk itu, dirinya mengimbau kepada dua pengcab tersebut agar secepatnya melengkapi administrasi berupa nama atlet yang akan dibuatkan KTA. “Mumpung masih ada waktu beberapa bulan, jadi masih ada kesempatan. Ya kita harap secepatnya lah,” tutup Lovi. mud

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here