Rab. Agu 12th, 2020

​Bersinergi Bangun Pertanian di Kalsel

2 min read

BANJARMASIN, KK – Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor diwakili Sekdaprov, H Abdul Haris menghadiri pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Pertanian (Musrenbangtan) tingkat provinsi 2017 di Hotel Banjarmasin Internasional, Selasa (7/8/2017) malam.

Kegiatan bertujuan untuk membahas pengembangan infrastruktur, penguatan investasi serta percepatan peningkatan produksi dan ekspor pangan. 

Musrenbangtan yang dilakukan setiap tahunnya ini untuk penajaman, penyelarasan serta klarifikasi terhadap program dan kegiatan pertanian di daerah masing-masing. 

Dalam sambutannya Paman Birin mengatakan perencanaan pembangunan pertanian harus dilakukan dengan cepat, teliti dan tepat sasaran. Serta dapat menyentuh permasalahan yang dihadapi oleh petani dan dunia pertanian itu sendiri.

Seluruh pemangku kepentingan di sektor pertanian mulai dari provinsi hingga kabupaten/kota bahkan wilayah kecamatan dan desa diharapkan mampu menuntaskan masalah pertanian. “Termasuk melaksanakan perencanaan pembangunan pertanian yang diprioritaskan,” ujarnya.

Dalam konteks perencanaan pembangunan pertanian, agenda pembangunan secara nasional jangan sampai diabaikan terutama yang berkaitan dengan implementasi Nawacita. 

“Di sektor pertanian salah satu agenda Nawacita adalah mewujudkan perekonomian mandiri dengan dua program aktif tertulis yang dicanangkan,” papar gubenur, lewat sambutan tertulis yang dibacakan Sekdaprov Kalsel.

Dua program itu adalah membangun kedaulatan pangan berbasis agribisnis kerakyatan dan membangun kedaulatan energi berbasis kepentingan nasional.

Adapun hal-hal yang perlu disinergikan dengan perencanaan pembangunan pertanian di Kalsel yaitu pembangunan komunitas strategis padi, jagung, kedelai, gula, daging sapi, aneka cabai dan bawang merah serta selain itu pada komunitas pembangunan strategis harus berorientasi ekspor yaitu kelapa sawit, kopi, kakao dan karet. 

Kemudian modernisasi pertanian yang dilakukan melalui mekanisasi kegiatan pertanian menggunakan kualitas unggul dan integrasi pertanian. Termasuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing untuk pertanian di Kalsel. ari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.