Sel. Agu 11th, 2020

​BSF Jadi Ajang Promosi Sasirangan

1 min read

BANJARMASIN, KK – Sepanjang 50 meter kain Sasirangan dibentangkan dan dijunjung tinggi para peserta Parade Sasirangan, Minggu (19/3/2017) di Siring Piere Tendean.

Dibentangkanya kain Sasirangan tersebut menandakan dimulainya Parade Sasirangan yang merupakan puncak acara Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) 2017 diikuti kurang lebih 2.000 peserta baik dari instansi pemerintahan, swasta maupun masyarakat umum.

Berbagai corak ragam kain Sasirangan dikenakan seluruh peserta, dengan beragam desain. Juga tampak hadir beberapa model dari Nanang Galuh Banjar yang mengenakan gaun dan setelan berbagai macam kreasi.

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina saat diwawancarai mengatakan bangga dengan antusias warga kota yang turut memeriahkan Parade Sasirangan. Menurutnya, BSF tidak kalah dengan festival nasional yang diselenggarakan di daerah lain di Indonesia.

“Mudah-mudahan ini menjadi agenda nasional, untuk mengangkat harkat martabat Sasirangan ke pentas nasional bahkan dunia,” harapnya.

Ia menambahkan, Sasirangan berbeda dengan jenis kain daerah lainnya. Sebab Sasirangan identik dengan corak yang mengandung unsur budaya, warna-warni cerah menambah kekhasannya.

“Ada dua belas motif yang dikembangkan. Artinya perajin sudah mulai keluar dari pakem untuk berinovasi sesuai tuntutan permintaan pasar,” ucapnya.

Selain itu ia menambahkan, BSF merupakan kesempatan bagi perajin untuk menampilkan kreasi-kreasi yang sudah dibuat kepada masyarakat. Melalui stand pameran, baik dari Dekranasda maupun pegiat Sasirangan lainnya. bur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.