​Delapan PSK Terjaring Razia Polsek Banjarmasin Tengah

800

BANJARMASIN, KK – Delapan perempuan yang diduga pekerja seks komersial (PSK) dijaring Polsekta Banjarmasin Tengah di Jalan Haryono MT, Rabu (22/3/2017).

Kapolsekta Banjarmasin Tengah Kompol Uskiansyah saat dijumpai Sabtu (25/3/2017) menjelaskan hal tersebut. Dia mengatakan pihaknya berhasil menjaring delapan orang perempuan yang diduga PSK pada giat cipta kondisi (Cipkon).

“Semuanya terjaring di Jalan Haryono MT Banjarmasin Tengah dalam rangka cipta kondisi yang dilakukan Polsekta Banjarmasin Tengah,” paparnya.

Delapan orang perempuan itu disambangi saat berada di pinggir jalan wilayah Banjarmasin Tengah, beberapa dari mereka cukup terkejut ketika petugas melakukan pemeriksaan.

Giat Cipkon yang dilaksanakan sejak pukul 12 malam hingga tiga dini hari itu menindaklanjuti adanya laporan masyarakat yang mengaku resah dengan keberadaan wanita yang diduga PSK mangkal di wilayah sekitar mereka.

Berbagai alasan diungkapkan para wanita yang terjaring, namun alasan mereka tidak bisa mengelabui atau meluluhkan niat petugas kepolisian dalam membersihkan pekat.

“Mereka kami jaring sedang berada di tepi jalan, berbagai alasan diungkapkan wanita yang terjaring, namun kami tetap membawa mereka karena tidak wajar kalau perempuan berada di jalanan dini hari,” ujar Kompol yang akrab dengan awak media itu.

Delapan orang itu kemudian dibawa ke Mapolsek Banjarmasin Tengah untuk dilakukan pendataan. Setelah proses pendataan selesai, semua wanita itu diserahkan ke Rumah Dinas Sosial di Jalan Lingkar Selatan.

Kompol Uskiansyah juga menegaskan bahwa pihaknya melarang keras wanita – wanita itu kembali mangkal di wilayah hukum Polsek Banjarmasin Tengah. “Kami tidak ingin lagi melihat mereka mangkal di wilayah Polsek Banteng,” tegasnya.

Kapolsekta Banjarmasin Tengah Kompol Uskiansyah didampingi Kanit Binmas Iptu Adenan dan Kanit Provos Ipda Sarwani juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar kiranya bisa melaporkan hal yang dianggap meresahkan. raf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here