​Gubernur Kalsel Kembali Serukan Perangi Narkoba

483

BANJARMASIN, KK – Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor terus mengingatkan masyarakat untuk menghindarkan diri dari kejahatan narkoba.

Sebab menurutnya, tanpa disadari narkoba merupakan bentuk penjajahan yang merusak generasi muda, sehingga bangsa ini mudah disusupi oleh bangsa asing.

Dikatakan, jika dulu negeri ini dijajah selama tiga setengah abad oleh negara asing dan dilakukan perlawanan sengit oleh para pejuang rakyat, kini pertempuran itu sudah berakhir karena kita telah merdeka. 

Namun seiring perkembangan zaman, negara ini dihadapkan satu “penjajahan” nyata yang lebih dahsyat karena mampu merusak generasi muda. Penjajah itu bernama penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. 

“Seandainya para pahlawan melihat keadaan yang saat ini terjadi, tentu mereka akan menangis,” kata Paman Birin, Sabtu (4/3/2017).

Secara tegas dalam kesempatan itu, gubernur menyatakan perang terhadap narkoba, sebab menurutnya barang haram tersebut membuat masyarakat Indonesia miskin dan tertinggal.

“Narkoba penjajah nyata karena narkoba bisa memiskinkan dan membodohkan anak bangsa,” tegas dia penuh semangat. 

Gubernur mengajak semua pihak bergerak berjuang memberantas narkoba melalui kebersamaan.

Sementara itu Menteri Sosial RI Kofifah Indar Parawansa dalam kunjungan kerja di Kalsel beberapa waktu lalu mengungkapkan, berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) merilis keuntungan perdagangan narkotika pada 2016 mencapai Rp72 triliun dengan korban mencapai 5,8 juta orang. 

“Ini fakta yang sangat mengerikan betapa bangsa ini diteror melalui narkoba . Semua harus bergerak sinergi mencegah dan memerangi narkoba,” papar Mensos. ari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here