Sab. Jul 4th, 2020

​Hujan Deras, Banjarmasin Sempat Terancam Banjir

2 min read

BANJARMASIN, KK – Derasnya hujan yang terjadi beberapa hari ini di Kota Banjarmasin membuat beberapa ruas jalan seperti Jalan Pangeran Antasari, Pangeran Samudra serta perempatan Jalan Lambung Mangkurat sempat tergenang air.

Bahkan tak jarang kejadian tersebut membuat arus lalu lintas di kawasan itu menjadi terhambat hingga berujung pada kemacetan.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemkot Banjarmasin Gusti Ridwan Sofyani mengakui, bahwa curah hujan yang terjadi beberapa hari ini, khususnya Senin (6/3/2017) memang cukup tinggi.

Dari data stasiun pemantau curah hujan di Menara Pandang Banjarmasin, tercatat dari pukul 12 malam hingga 6 pagi, curah hujan tertinggi terjadi pada pukul 5 dini hari.

Untungnya, kata dia, saat itu kedalaman air sungai mulai turun ke angka 1,90 meter yang sebelumnya mencapai 2,30 meter pada pukul 12 hingga 1 malam. Sehingga air genangan akibat hujan tersebut cepat turun ke sungai.

“Seandainya hujan deras berbarengan dengan pasangnya air sungai, mungkin bisa lebih parah,” ucapnya, Senin (6/3/2017).

Dijelaskannya, ketingian air sungai 2,30 meter itu masih dalam rata-rata, sebab air sungai bisa dikatakan sangat tinggi jika sudah mencapai 2,70 meter ke atas.

“Hari ini tinggi air sungai tidak sampai 2,7 meter dan rata-rata 2,3 meter,” jelasnya.

Selain itu, menanggapi banyaknya genangan yang terjadi akibat hujan, ia mengatakan kejadian tersebut masih dalam kewajaran, karena hanya berlangsung saat hujan dan tidak terlalu lama setelah hujan. “Kalau terjadi tidak sampai satu jam setelah hujan itu wajar saja,” imbuhnya.

Dijelaskannya, seperti yang diketahui posisi Kota Banjarmasin berada di bawah pemukaan laut, ditambah lagi air sungai yang pasang menambah lambat turunya air genangan yang turun melalui drainase.

Sedangkan untuk sungai dan drainase menurutnya, sudah berjalan dengan normal karena pembersihan selalu di lakukan secara rutin. Khususnya sungai yang mempunyai fungsi utama serta drainase di ruas-ruas jalan yang menjadi langganan genangan air hujan.

“Seperti Sungai Guring kemarin sudah kita bersihkan, seandainya belum mungkin di kawasan itu akan tergenang lagi,” katanya. bur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.