​Kurang Sosialisasi, Warga Anggap Pembuatan KK dan Akta Kelahiran Memerlukan Biaya

677

BANJARMASIN, KK – Komisi I DPRD Kota Banjarmasin lakukan kunjungan kerja ke Disdukcapil terkait adanya keluhan masyarakat tentang proses pembuatan Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran yang memerlukan biaya, Selasa (7/3/2017).

Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarmasin, Aulia Ramadhan Supit menyampaikan, dengan adanya keluhan masyarakat itu, menurutnya dikarenakan kurangnya sosialisasi dari Disdukcapil. “Padahal tidak ada pungutan biaya sedikitpun,” katanya.

Kendala seperti itu menurut Aulia Ramadhan Supit, perlu adanya sosialisasi lebih banyak lagi dari Disdukcapil Kota Banjarmasin, agar masyarakat dapat memahami proses pembuatan KK dan Akta Kelahiran itu tidak dipungut biaya.

Selanjutnya ia mengatakan, pelayanan di Disdukcapil Kota Banjarmasin sudah berjalan baik, karena adanya inovasi One Day Service. “Jika masyarakat ingin dapat pelayanan ini, maka dengan syarat, sebelum 11.00 Wita harus melakukan prosesnya,” kata anggota Fraksi Partai Golkar ini.

Di pihak lain, Kepala Disdukcapil Kota Banjarmasin, Khairul Saleh membenarkan hal itu, bahwa semua kebutuhan dasar termasuk administrasi pembuatan KK dan Akta Lahir tidak dipungut biaya.

“Kenapa ada biaya, karena masyarakat perlu mendatangkan saksi dalam pembuatan Akta Kelahiran di Disdukcapil, belum lagi saksi harus menggunakan ojek, kan perlu biaya,” ujar Khairul Saleh.

Kemudian pihak Disdukcapil akan menempatkan verifikasi KK dan Akta Kelahiran di setiap kelurahan yang ada di Kota Banjarmasin untuk membantu memberikan kemudahan kepada masyarakat.

“Diselesaikan di sana, kemudian dikirim ke Disdukcapil, setelah selesai akan dikirim lagi ke kelurahan, sehingga masyarakat tdak perlu mengeluarkan biaya lagi,” jelas Khairul Saleh. mar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here