Sen. Agu 3rd, 2020

​Pemkab Barito Utara Minta Gubernur Kalteng Kaji Ulang Soal Tapal Batas

1 min read

MUARA TEWEH, KK – Pemkab Barito Utara meminta Gubernur Kalteng mengkaji ulang penetapan tapal batas antara Barito Utara dengan Kabupaten Barito Selatan, Kapuas, dan Murung Raya.

Permintaan ini mengemuka saat rapat kerja tapal batas kabupaten, Kamis (9/3/2017). “Saya menugaskan kepada tim, agar membuat surat kepada Gubernur Kalteng untuk meninjau kembali SK tata batas dan persetujuan pembentukan tim independen,” kata Bupati Barito Utara, Nadalsyah.

Menurut Nadalsyah, pengkajian ulang masalah tata batas sangat penting. Sebab, tim independen bertugas meninjau langung tata batas di lapangan sesuai dengan kajian yuridis, teknis dan memperhitungkan aspek sosiologis, historis, geografis, aspek pemerintahan. 

“Saya berharap, tim tata batas dan tim independen bisa berkomunikasi langsung dengan masyarakat,” ujarnya.

Permasalahan tata batas Kabupaten Barito Utara dengan Kabupaten Murung Raya menyangkut klaim di KM 63 (daerah menara Telkom). Sedangkan dengan Kabupaten Kapuas, masalah tata batas berada di patok 5, patok 6 Desa Bohot dan wilayah Sungai Sepayang yang bermuara ke Desa Lemo. Adapun dengan Kabupaten Barsel, permasalahan terjadi di wilayah Desa Batu Raya dan Desa Tapen Raya.

Rapat penegasan dan penetapan tata batas wilayah di Muara Teweh merupakan lanjutan dari rapat tingkat provinsi yang digelar 2 Februari 2017. don

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.