​Pengusaha Karaoke di Pulpis Diduga Terlibat Ganti Rugi Tanah Perkantoran

921

PULANG PISAU, KK – Seorang pengusaha karaoke yang diduga terlibat ganti rugi tanah perkantoran Rp13 miliar di Kabupaten Pulang Pisau telah menjalani proses penyidikan Kejari Pulang Pisau, Senin (13/3/2017).

Hal tersebut dibenarkan Maryadi Idham, Kepala Kejari Pulang Pisau. Pengusaha karaoke berinisial S telah memenuhi panggilan, setelah beberapa waktu lalu dikirimkan surat pemanggilan terhadap yang bersangkutan.

“Dia telah mememenuhi panggilan guna memberikan keterangan terkait dengan ganti rugi tanah perkantoran Rp13 miliar,” bebernya.

Secara terpisah, saat wartawan Kabar Kalimantan ingin menemui yang bersangkutan via sms, tidak dapat ditemui karena tidak berada di kediaman.

Selang berapa jam, S dengan memberikan konfirmasi via pesan singkat bahwa dirinya tidak merasa memiliki lahan di lokasi itu. “Saya tidak merasa punya lahan di lokasi tersebut, apalagi ganti rugi saya tidak tau cerita,” ujar S.

Bahkan dalam pesan yang diterima wartawan Kabar Kalimantan, ia mengatakan, kalau ternyata ada tercatut nama dia atas kepemilikan tanah tersebut, berarti ada yang menggunakan namanya tanpa sepengetahuannya.

“Sejauh ini saya masih penasaran dan juga ingin melihat copy Surat Kepemilikan Tanah (SKT) terkait pemakaian nama saya,” tegas dia. rud

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here