​Tekuni Bisnis Zenith, Seorang IRT Ditangkap di Gambut

794

MARTAPURA, KK – Bisnis Carnophen sepertinya sudah menjadi pilihan beberapa ibu rumah tangga, hal tersebut terbukti dengan tertangkap lagi seorang IRT di Desa Guntung Ujung RT 1, Gambut, Kabupaten Banjar, Senin (1/3/2017).

Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo melalui Kapolsek Gambut AKP Sakun, Minggu (5/3/2017) mengatakan bahwa pihak Polsek Gambut berhasil mengamankan seorang ibu rumah tangga yang diduga keras telah mengedarkan obat sediaan farmasi tanpa izin edar.

“Pihak Buser Polsek Gambut berhasil mengamankan seorang wanita yang dengan barbuk lebih 100 butir pil Carnophen,” katanya.

Penjualan obat daftar G itu seakan tidak ada matinya, menjadi bisnis pilihan yang sangat menguntungkan namun sudah pasti merupakan pelanggaran.

Beberapa IRT yang tidak memikirkan dampak negatif dari penyalahgunaan obat yang dikenal dengan nama Zenith itu, tergoda dan mengambil keputusan untuk mengedarkannya.

Tertangkapnya IRT tersebut berkat informasi warga yang mengaku resah atas peredaran pil Zenith di sekitarnya, warga pun datang melaporkan hal tersebut.

Pihak Polsek Gambut yang menerima laporan itu tentu saja tidak tinggal diam, dan langsung melakukan penyelidikan di lapangan. Alhasil pelaku atas nama Lina Aprianti (29 ) warga TKP langsung dibekuk di kediamannya.

Penangkapan yang dilakukan oleh anggota Buser Polsek Gambut dengan dipimpin langsung Kanit Reskrim Ipda Rusfandi itu berhasil menyita barbuk pil Carnophen sebanyak 114 butir, dan tentu saja akan mengantarkan pelaku ke balik jeruji besi sel tahanan Mapolsek Gambut.

Pelaku sendiri mengaku telah menggeluti bisnis haram tersebut belum genap satu tahun, adapun alasannya menjual Zenith karena tergiur keuntungan yang didapat dari hasil penjualan obat tersebut sehingga membuat pelaku nekat menekuni bisnis tersebut. raf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here