1.417 Guru di Banjarmasin Terima SK Pengangkatan Honorer

Ibnu Sina memberikan SK guru honorer, Kamis (28/12/2017). Redkal.com

KabarKalimantan, Banjarmasin – Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, memberikan SK pengangkatan terhadap 1.417 guru Tenaga Harian Lepas (THL) sebagai guru honorer tingkat SD dan SMP di Banjarmasin, Kamis (28/12/2017).

Pemberian SK tersebut sebagai tindak lanjut atas janji Pemkot Banjarmasin untuk memperjelas statu para guru baru maupun sudah puluhan tahun mengabdi di dunia pendidikan tanpa ada status yang jelas.

“Tadi kami telah menyerahkan SK kepada tiga perwakilan guru honorer, jumlah tenaga honorer yang di SK sebanyak seribu empat ratus tujuh belas orang, dan mereka sudah melalui verifikasi. Ini adalah tenaga honorer, tenaga kependidikan di sekolah negeri,” ujar Ibnu Sina.

Untuk SK guru honorer yang bekerja di sekolah swasta, bebernya, saat ini masih belum dikeluarkan SK nya mengingat masih dalam tahap verifikasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin Totok Agus Daryanto mengatakan, pihaknya telah minyiapkan anggaran sebesar Rp18 miliar untuk gaji guru honorer denagan rincian 200 guru SMP, dan 1.217 guru SD.

Baca Juga :   Pemberian Vaksin MR di Banjarmasin Dilanjutkan

Gaji tersebut diambil dari dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) sebagai manan yang diatur dalam Juknis Penggunaan Dana BOS Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 8 tahun 2017.

“Kalau mau melihat, guru honorer ini semakin lama kan semakin dibutuhkan. Ditambah lagi 2018 ini akan banyak yang pensiun. Sehingga kita perlu memperhatikan kesejahtraanya,” ucapnya.

Selain itu, guru honorer harus lulusan Sarjana Pendidikan (Spd) serta memiliki linier yang jelas. ” Kualifikasinya gurunya harus bertitel Spd, kemuadian linieritasnya harus jelas. Jadi kalau dia guru SD harus PGSD,” jelas Totok.

Totok juga menjelaskan terkait peng SK kan para guru honorer berstatus linier tersebut juga meruapakan syarat untuk mendapatkan Nomor Unik Pendididk dan Tenaga Kependidikan (UNPTK).

“Orang yang memiliki UNPTK ini ada memiliki kesemptan untuk sertifikasi. ini diusahakan di 2017 ini selesai,” imbuhnya.

Baca Juga :   Judul Raperda Pembebasan Lahan Direvisi

M SYAHBANI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here