11 Nominator Terpilih di Lomba Logo Branding Pariwisita Kalsel

Penentuan 11 nominator Logo branding pariwisata Kalsel di Rumah Anno, Rabu malam (29/11/2017). Redkal.com/ Syahbani

KabarKalimantan, Banjarmasin – Antusiasme peserta Lomba Logo Branding Pariwisata Kalsel Compation 2017 yang dilaksanakan Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) cukup luar bisa.

dari total 170 peserta yang mendaftar, ada peserta berasal dari luar Kalsel, seperti Kalimatan Tengah. Bahkan juga ada peserta dari pulau Jawa, dan Sumatra. Panitia telah memilih 11 orang nominator yang berhak masuk penjurian final.

Mereka terdiri atas Abdullah Rasid asal Banjarmasin, Ahsanurrahman asal Barito Kuala, Agung Budi Santoso asal Jokjakarta, Roni Akbar Ramadhan asal Banjarbaru, Mediana Liauw Rensisca asal Banjarmasin, Nasrullah Wahyudin asal Banjarmasin, Shobirin asal Banjarmasin, Sugianoor asal Tabalong, Harun asal Banjarmasin, Said Ahmad Al Fattah asal Sukarama, dan M Rizal Septiyanto asal Banjarmasin.

“Lomba ini mendapat respon yang sangat luar biasa. Peserta tidak hanya dari Kalsel saja, juga ada dari Kapuas, Palangkaraya, Bulungan, Sukamara, Malang, Jember, Jambi, Lampung, Jokjakarta, Bekasi ,dan Jakarta,” ucap Ketua Pelaksana kegiatan, Muhammad dalam laporannya saat pengumuman pemenang lomba di Rumah Anno 1925, Rabu (29/11/2017) malam.

Baca Juga :   Dispar Kalsel Tingkatkan Kualitas Pemandu Wisata

Selain itu, di malam pengumuman lomba yang dihadiri para perwakilan Dinas Pariwisata kabupaten/kota se Kalsel tersebut, diumumkan 11 nama peserta yang masuk nominasi.

11 peserta tersebut nantinya akan kembali diseleksi untuk memperebutkan juara pertama yang mana nantinya dijadikan sebagai logo branding pariwisata Kalsel.

“Yang juara satu nantinya akan ditentukan oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. Beliaulah yang memiliki hak prerogatif penentuan,” ucap Asisiten I Bidang Pemerintahan Siswansyah, mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Abdul Haris.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel Heriansyah mengatakan, logo yang menjadi juara pertama nantinya akan dilaunching untuk ditetapkan sebagai logo Branding Pariwisata Kalsel yang nantinya digunakan secara permanen.

“Untuk hak cipta menjadi milik Provinsi nantinya. Dan ini akan digunakan terus menerus. Artinya lomab ini hanya sekali dilaksanakan,” ucapnya.

Dia menjelsakan, dalam logo branding tentunya memiliki unsur tentang kepariwisataan Kalsel. Sehingga diharapakan bisa menjadikan cerminana budaya dan dunia kepariwisataan yang ada di Kalsel.

Baca Juga :   Kembalikan Kilau Kejayaan Batu Permata yang Sempat Redup

Untuk diketahui, dalam Lomba Logo Branding Pariwisata Kalsel Compation 2017 panitia menyediakan hadiah uang pembinaan dengan total Rp 30 juta.

M. SYAHBANI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here