Tekan Harga LPG 3Kg dengan Operasi Pasar

KONFRENSI PERS: Ketua Hiswana Migas Kalsel H Saibani (kiri) memperlihatkan rencana operasi pasar LPG 3 Kg di Kalsel selama 12 hari ke depan.

KabarKalimantan, Banjarmasin – Untuk mengatasi kelangkaan Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 Kg yang terjadi di Banua, Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (DPD Hiswana Migas) Kalsel bekerjasama dengan PT Pertamina melakukan kegiatan operasi pasar.

Ketua DPD Hiswana Migas Kalsel H Saibani mengungkapkan, operasi pasar yang menjual  LPG 3 Kg dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp17.500 pertabung rencananya dilakukan diseluruh Kalsel sampai 12 hari ke depan.

“Hari ini (kemarin, red) sudah mulai kami lakukan di beberapa kelurahan di Kota Banjarmasin. Nantinya setiap kelurahan atau desa yang akan dilakukan operasi pasar dialokasikan sebanyak kurang lebih 200 tabung LPG 3 Kg untuk dijual,” ungkapnya, Senin (3/9/2018).

Sejauh ini, lanjut Saibani, PT Pertamina terus menyuplai LPG 3 Kg ke Kalsel dengan rata-rata tiap harinya 350 – 450 Metrik Ton (MT) perharinya. Ada pun stok yang ada di depo sendiri hingga hari ini jumlahnya mencapai 1.450 MT.

Baca Juga :   Pertamina PHU Lima Pangkalan Elpiji

“Kalau biasanya kebutuhan LPG 3 Kg di Banua hanya mencapai 350 MT perharinya, maka beberapa waktu ini kami menambah suplainya hingga 450 MT perharinya. Dengan cara ini kami optimis harga LPG 3 Kg dalam waktu dekat akan berangsur turun,” tegasnya.

Karena itu dalam kesempatan tersebut, pihaknya berharap masyarakat untuk tidak panik. Bahkan diimbaunya bisa membeli LPG 3 Kg hanya di tingkat pangkalan dan tidak membeli di tingkat pengecer.

“Selain itu jika ada pangkalan yang menjual LPG 3 Kg tidak sesuai HET, bisa dilaporkan kepada pihak Hiswana Migas Kalsel maupun PT Pertamina agar bisa diberikan sanksi tegas,” jelasnya.

Sebelumnya, dari pantauan di wilayah Kota Banjarmasin, para pengecer masih menjual LPG 3 Kg sebesar Rp25.000 – Rp30.000 pertabung. Salah satu pengecer LPG 3 Kg di daerah Zapri Zam-Zam, Maimumah mengaku, terpaksa menjual dengan harga Rp30.000 pertabung karena sulitnya mencari LPG 3 Kg di Pangkalan.

Baca Juga :   Langkanya Gas LPG 3 Kg Jadi Keluhan Utama Masyarakat

“Lagi pula kami belinya tidak dengan harga sesuai HET, namun jauh lebih tinggi lagi. Makanya wajar kami menjualnya hingga mencapai Rp30.000 pertabung,” tambahnya.

Sedangkan Azizah, salah satu pengecer LPG 3 Kg di Wilayah Belitung Darat mengaku, sudah sejak sepekan terakhir pihaknya tidak lagi menjual LPG 3 Kg. Penyebabnya karena stoknya yang selalu kosong ditingkat pangkalan.

“Terakhir kita jual Rp25.000 pertabung, sekarang katanya jadi Rp30.000 pertabung. Kami sudah sepekan ini tidak jual lagi, karena susah betul mencarinya di tingkat pangkalan,” pungkasnya.

Arif Rahman

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here