2017, Ada 24 Kebocoran Pipa Milik PDAM Bandarmasih

478
Air bocor. Ilustrasi

KabarKalimantan, Banjarmasin – Kasi Humas PDAM Bandarmasih Kota Banjarmasin Ramdani Agustini mengatakan, PDAM mencatat terjadi 24 kebocoran pipa distribusi berdiameter 300 – 800 sepanjang tahun 2017.

Angka itu mengalami peningkatan ketimbang 2016 lalu yang hanya 18 kali kebocoran. “Tapi kalau untuk pipa kecil yang mengalirkan air ke rumah pelanggan kebocorannya menurun, karena kami sudah melakukan pergantian,” ucap Ramdani saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (19/12/2017).

Dia mengungkapkan, kebocoran karena kondisi perpipaan sudah tua dan pergeseran pipa ke bawah badan jalan akibat pelebaran. Sebab, kata dia, pipa sering mendapat tekanan dan getaran yang lebih kuat yang memicu kerusakan badan dan sambungan pipa.

Seperti jaringan pipa di Jl Sotoyo S berdiametar 400 – 600 yang berfungsi mendistribusikan air ke wilayah Banjarmasin Barat. Pipa itu paling sering bocor karena tergerus usia yang sudah 20 tahun, serta posisinya yang bergeser ke tengah. Sehingga pendistribusian air ke pelanggan sering terganggu akibat perbaikan.

Baca Juga :   Ibnu Kantongi Tiga Nama Hasil Asesmen Calon Dirut PDAM, Ini Inisialnya

“Untuk sementara pipa yang ada tidak diganti tapi hanya diperbaiki, sifatnya jangka pendek. Misal dilapis atau asesorisnya diganti. Karena anggrannya juga belum ada, juga terkendala diperizinan. Kalau Nantinya dilakukan pergantian, kami akan lakukandengan sistem bor, seperti di Sultan Adam,” ujarnya.

Selain itu, Ramdani berkata, distribusi air melalui jaringan pipa Jl Sotoyo S kerap tidak maksimal, mengingat kondisi pipa tidak mampu menahan tekanan air. Alhasil aliran ke arah Teluk Tiram kerap terjadi macet.

“Yang sering dikeluhkan daerah Teluk Tiram. Pelanggan sering mengeluhkan air yang tidak ngalir. karena memang air yang di suplay kurang,” kata Ramdani.

Sadar atas situasi itu, PDAM Bandarmasih berinisiatif melakukan pencabangan pipa Jl Sotoyo S diameter 400. Pipa itu akan mengalirkan langsung air ke Teluk Tiram untuk mengatasi penurunan debit air, walaupun ada kemungkinan debit air di wilayah lain menjadi berkurang.

Baca Juga :   Distribusi Air Leding di Tiga Kecamatan Bakal Macet Total, Catat Tanggalnya

Saat ini debit air yang dialirkan 28.200 meter kubik per hari, atau hanya 1.100 meter kubik per jam dari total yang seharusnya 1.500 meter kubik per jam. ”Tekanan di pipa saat 3,0. Jika kami nakan saja ke 3,5 tentu pipa tidak akan bisa menahan, dan tentu akan menjadi kebocoran,” tuturnya.

M SYAHBANI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here