Kam. Apr 2nd, 2020

2017, Ombudsman Prediksi Pengaduan Masyarakat Melonjak

1 min read

Ketua ORI, Amzulian Rifai saat meneken MoU dengan Pemprv Kalsel, Jumat (27/10/2017). Redkal.com/ Rizal Khalqi

KabarKalimantan, Banjarmasin – Ketua Ombudman Republik Indonesia (ORI), Prof. Amzulian Rifai, memprediksi ada lonjakan pengaduan masyarakat yang masuk ke ORI pada 2017. Sebab, kata dia, ORI masih menemukan banyak keluh-kesah masyarakat soal pelayanan pemerintahan daerah.

Menurut Rifai, fakta semacam ini justru menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat untuk melapor. Dalam kurun waktu 2015 – 2017, misalnya, ORI mencatat ada kecenderungan angka pengaduan terus melonjak, dari 6-9 ribuan pada 2015, dan diprediksi meningkat ke angka 10 ribuan laporan pada 2017.

“Kalau tidak berubah, laporan terbanyak memang terkait layanan pemerintah daerah. Itu di seluruh Indonesia loh, setelahnya kepolisian dan peradilan,” kata Amzulian Rifai di sela meneken nota kesepaham dengan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor di Gedung Mahligai Pancasila, Jumat (27/10/2017).

“Orang Indonesia itu tidak hobi melapor kalau ada apa-apa. Jadi tugas Ombudsman sebaliknya, yakni mengajak masyarakat memunuculakn kesadaran bawa melapor itu penting,” Rifai berkata, seraya menambahkan Ombudsman sudah merampungkan sekitar 60 persen dari 9 ribu laporan itu.

Baca Juga :   Masuk Zona Merah, Dishub Kotabaru Langsung Berbenah

M. RIZAL KHALQI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.