Belasan Peluru Masih Bersarang di Tubuh, Bekantan pun Mati

BANJARMASIN, KK – Kematian bekantan bernama Jimi, kembali menambah daftar panjang kematian binatang langka yang dilindungi ini. Sebelumnya Jimi, sempat diamankan warga Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), ia tertembak di paha kanan.

Awal Januari lalu Jimi masih bertahan setelah operasi pertama pengangkatan peluru di paha kanannya.

“Selain tingkat stres yang tinggi juga masih ada belasan peluru di tubuh Jimi,” kata Amalia Rezeki, Ketua Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) kepada Kabar Kalimantan, Minggu (22/1/2017).

Baca Juga :   Belum Dapat Tali Asih, Veteran Banjarmasin Datangi DPRD

Dia menjelaskan, sebelumnya Jimi sempat bertahan dan memiki nafsu makan yang tinggi, namun setelah menjalani operasi pengangkatan peluru yang kedua, nyawa hewan langka khas Kalsel ini tidak terselamatkan.

Selain mendapati jumlah peluru hingga belasan butir, ia juga mengatakan ada infeksi pada bagian dalam organ vital dalam tubuh bekantan tersebut.

Baca Juga :   Paman Birin : South Borneo to The World

Sebelumnya hewan pemalu yang diamankan dari waga HST ini juga sudah mendapatkan pertolongan dan dibawa ke tempat rehabilitasi SBI yang ada di Banjarmasin.

Masyarakat yang mengetahui hal ini pun tak tinggal diam, salah satu akun Facebook, Barjik Gen menulis dalam statusnya agar masyarakat tidak lagi menembak bekantan di daerah itu.

Baca Juga :   Lembaga RSUD Sultan Suriansyah Segera Dibentuk

Dia menceritakan ada 17 peluru yang bersarang di tubuh bekantan bernama Jimi itu. Selain itu dia juga mengimbau agar masyarakat tidak membiasakan mengusir dengan cara menembak.

“Semoga pelajaran yang buruk ini tidak dijadikan kebiasaan yang berkelanjutan,” tulisnya di media sosial Facebook. bbe⁠⁠⁠⁠

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.