Top! Lahan Sekolah di Balangan Hasilkan Padi 3 Ton

KabarKalimantan, Paringin- Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian dan Pembangunan Negeri (SMKPPN) Paringin sukses memproduksi padi sebanyak 3 ton di atas lahan seluas 0,5 hektare milik sekolahan. Produksi padi sebanyak itu hasil implementasi program kurikulum sebagai wujud pemenuhan pangan lewat peserta didik di SMKPPN Paringin.

SMKPPN 1 Paringin menggelar syukuran panen raya padi yang dihadiri oleh Bupati Balangan H Ansharuddin dan Wakil Bupati, H Syaifullah, sejumlah kepala SKPD, jajaran PT. Adaro Indonesia, dan pihak perbankan, Selasa (8/8/2017)

Kepala Sekolah SMKPPN 1 Paringin, Syahruddin S.pd mengatakan syukur ini atas dasar keberhasilan pelajar yang sukses memanen padi di semester kedua tahun ini. Adapun padi yang ditanam adalah jenis padi cibogo dengan hasil panen sebanyak 3 ton dari luas tanah setengah hektare milik sekolah.

“Keberhasilan ini adalah jerih payah pelajar dan tenaga pendidik serta juga berkat dukungan pemerintah, untuk itu saya ucapkan terima kasih,” ucap Syahruddin yang tercatat pernah menyabet juara II Kepala Sekolah Beprestasi se-Propinsi Kalsel.

Syahruddin berterima kasih kepada Dinas Pertanian setempat yang bekerja sama mengaplikasikan kurikulum pertanian.

Bupati Balangan, H Ansharuddin mengaprisiasi keberhasilan SMKPP Paringin yang sudah berkontribusi meningkatkan hasil pertanian di Bumi Sanggam. “Pemkab Balangan akan terus mendukung kriatifitas para pelajar dan tentunya dengan kratifitas dan prestasi kita akan berikan beasiswa,” kata Ansharuddin.

Selain itu, ia mengingatkan agar sekolah segera membayar zakat padi sebagai wujud syukur atas hasil panen itu. Dengan begitu, Ansharuddin berharap kegiatan tanam padi di masa mendatang lebih baik lagi.

Di sela panen padi, PT Adaro menyerahkan bantuan kebun interest karet kepada sekolah SMKPP Paringin. Adapun Dinas Perikanan menyerahkan sertifikat kompetensi budidaya perikanan kepada siswa. Di ujung acara panen padi, pejabat Pemkab Balangan merilis produk beras partias coboyo bernama “Banarai”.

F M Hidayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *