Ada Mayat Mengapung di Kolam Waterboom Banua Anyar

  • Whatsapp

KabarKalimantan, Banjarmasin – Seorang jasad anak tiba – tiba ditemukan mengapung di salah satu kolam Waterboom Banua Anyar, Jalan Pangeran Hidayatullah / Jalan Padat Karya, RT 18 / RW 01, Kelurahan Banua Anyar, Banjarmasin Timur pada Sabtu (12/8/2017), sekitar pukul 15.30 Wita.

Informasi terhimpun, korban yang masih berusia sembilan tahun itu tengah asyik bermain di kolam anak. Tak menyangka, kakak korban yang menemaninya bermain terkejut saat adiknya ditemukan mengapung di kolam dewasa.

Baca Juga :   Berkas Kasus Dugaan Korupsi Terminal Km 6 Sudah di Pengadilan Tipikor

Kakak korban, Arbayah mengatakan, korban sempat berenang bersamanya di kolam anak – anak. Korban lalu meminta izin berenang di kolam dewasa (Olimpic), namun tidak diizinkannya karena dilarang petugas jaga.

Ketika Arbayah lengah, sosok korban sudah menghilang. Ia pun panik dan mengetahui korban sudah tidak bernyawa di kolam dewasa. “Saya lengah, dan tahu adik saya sudah mengapung di kolam, itupun dari penjaga kolam,” ujarnya terlihat sock.

Baca Juga :   Polisi Tangkap Pencoleng Motor Lintas Kota¬†

Korban inisial SJY (9) tinggal di RT 28 Jalan Simpang Pengambangan, Kelurahan Pengambangan, Banjarmasin Timur.

Menurut pengawas wateboom, Heriyanto, petugas bergegas menolong korban. “Kami langsung mengangkat korban ke atas dan langsung membawanya ke RS Bhayangkara Banjarmasin, sayangnya nyawa korban tak bisa diselamatkan,” kata Heri.

Kapolsek Banjarmasin Timur Komisaris Dese Yulianti, membenarkan kejadian itu. Ia telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi. “Diduga korban terlepas dari pengawasan, dan masuk ke kolam dewasa,” katanya.

Baca Juga :   Rekonstruksi Kematian Levie Digelar Besok

Polisi tak ada menemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Polisi sudah melakukan otopsi atas tubuh korban dan menyimpulkan murni kecelakaan.

Ia menyayangkan sampai ada korban jiwa. “Semoga kejadian seperti ini tak terulang lagi, dan setiap anak jangan terlepas dari pengawasan orangtua,” ucap Dese.

 

Eddy Khairuddin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *