KabarKalimantan Bersinergi dengan Lembaga Pers Mahasiswa Lentera

KabarKalimantan, Banjarmasin – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM ) Lentera Universitas Islam Kalimantan Arsyad Al Banjary (Uniska) Banjarmasin, menggelar Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) IV untuk mahasiswa yang baru bergabung Lentera.

Para aktivis pers kampus itu mengundang awak redaksi Kabar Kalimantan untuk memberikan asupan materi ihwal dasar-dasar jurnalistik. Redaktur Pelaksana Kabar Kalimantan, Muhammad Ridha, dipercaya mengisi materi pelatihan kepada mahasiswa yang bergabung di LPM Lentera.

Bacaan Lainnya

Pelatihan yang berdurasi sekitar 1 jam 30 menit itu, mengambil tema ‘Langkah Awal Menjadi Jurnalis’. Muhammad Ridha mengatakan wartawan muda mesti tahu teknik mencari berita dan menyusun data mentah menjadi sebuah berita yang layak dibaca. Ridha membawakan materi berjudul: Siapa Takut Jadi Wartawan.

“Kalian harus tahu dulu apa itu jurnalis dan apa saja tugas-tugas jurnalis. Karena seorang wartawan sebuah profesi, dimana kerja-kerja wartawan dilindungi UU Pers,” ujar Muhammad Ridha saat paparan kepada 30 calon pegiat LPM Lentera di kampus Uniska, Selasa (10/10/2017).

Edo—sapaan beken Muhammad Ridha– mengajak mahasiswa untuk tidak ragu mendalami dunia tulis menulis. Sebab, kata Edo, banyak keuntungan yang didapat oleh seorang wartawan. “Diantaranya, meningkatkan kepercayaan diri, menambah wawasan, serta relasi. Banyak lagi yang akan kalian temui saat jadi wartawan,” kata Edo.

Anggota senior LPM Lentera, Muhammad Rizal, mengatakan pelatihan jurnalistik sudah rutin digelar demi kaderisasi jurnalis di kalangan mahasiswa Uniska. “Ini sudah angkatan kelima,” ucap Rizal.

Adapun Koordinator Bidang Sumber Daya Manusia Ikatan Wartawan Online (IWO) Kalimantan Selatan, Diananta P. Sumedi, merepons positif atas keinginan LPM Lentera dan KabarKalimantan menjalin sinergi demi menumbuhkan minat tulis menulis di kalangan mahasiswa. Menurut Diananta, pegiat LPM perlu tahu kerja-kerja jurnalistik profesional.

“Saya harap aktivis pers kampus semakin mahir menulis, tentunya atas dasar keberpihakan kepada masyarakat. Saya ingin LPM lebih banyak menempa ilmu jurnalisme investigasi. Sekarang kita bisa manfaatkan open data untuk titik awal penulisan investigasi,” kata Diananta.

M. ALI NAFIAH NOOR

Pos terkait