DPRD Revisi Perda Retribusi demi Menaikkan PAD Banjarmasin

anggota DPRD Banjarmasin membahas usulan revisi Perda Nomor 16 Tahun 2012 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah, Jumat (5/1/2018). Redkal.com

Kabarkalimantan, Banjarmasin – DPRD Banjarmasin merevisi Perda Nomor 16 tahun 2012 tentang Retribusi Pemakaian kekayaan Daerah karena tidak sesuai kondisi kekinian. Sebab, DPRD Banjarmasin memandang perlu revisi perda demi menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Banjarmasin.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Revisi Perda Retribusi Pemakaian kekayaan Daerah, Jumiati mengungkapkan, perubahan Perda sebagai upaya mendongkrak PAD Kota Banjarmasin. “Perda ini disesuaikan keadaan sekarang, juga banyak aset daerah yang belum ditarik secara penuh,” ujar Jumiati di DPRD Banjarmasin, Jum’at (5/1/2018).

Bacaan Lainnya

Dengan kondisi ini, Jumiati menuturkan, perlu adanya pendataan dan pengelolaan aset dareah yang baik. Sehingga detail retribusi aset-aset daerah dapat diterima secara maksimalkan untuk mendukung pembangunan.

Selain retribusi, juga ada sewa aset kekayaan daerah yang akan dibahas pada rapat selanjutnya bersama Pemkot Banjarmasin. “Apakah dimasukkan kedalam Perda atau nanti sesuai dengan Perwali,” jelasnya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menambahkan, DPRD masih menunggu pendataan dari Dinas teknis untuk besaran kenaikan retribusi dan total aset kekayaan daerah. “Setelah rapat ketiga, akan kami bahas berapa besaran yang akan ditetapkan kedalam perda,” ungkap Jumiarti.

SMARA AQDIMUL AZMI

Pos terkait