Ini Perkembangan Terakhir Soal Pemadaman Listrik Kalselteng

KabarKalimantan, Banjarmasin – PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN Kalselteng) sudah melakukan proses penormalan sistem kelistrikan di sejumlah Gardu Induk (GI) pasca terjadinya gangguan jalur transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) yang terjadi pada Selasa (3/4/2018) Pukul 22.29 Wita.

Secara bertahap, PLN mulai menormalkan Gardu Induk (GI) mulai dari GI Cempaka, GO Ulin, GI Trisakti, GI Mantuil, GI Pelaihari, GI Asam-Asam, GI Tanjung, GI Buntok, GI Muara Teweh hingga GI Bangkanai secara bertahap.

Bacaan Lainnya

“Sedangkan GI Palangka Raya, GI Selat, GI Mintin sampai dengan GI Sampit secara paralel sudah dapat dioperasikan mulai Rabu (4/4) pukul 02.12 Wita,” jelas Supervisor Humas PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN Kalselteng) Bayu Aswenda.

Ia mengatakan, PLTU Asam-Asam Unit 4 mulai dapat dioperasikan kembali pada Rabu (4/4) pukul 04.35 Wita dan diikuti oleh PLTU Asam-Asam Unit 1,2 dan 3 secara bertahap. Saat ini sedang dalah tahap penormalan pembebanan PLTU secara penuh.

“Proses pembebanan PLTU memang memerlukan waktu untuk dapat secara penuh menyuplai listrik. Sejauh ini proses pembebanan masih berjalan lancar,” lanjutnya .

Terkait pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), PLN telah memiliki daftar sekolah penyelenggara berdasarkan masing-masing jaringan distribusi listriknya, sehingga pada pagi hari ini apabila suplai listrik dari pembangkit belum optimal, PLN akan memprioritaskan terlebih dahulu suplai listrik kepada sekolah tersebut.

“Petugas kami di setiap area telah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan panitia pelaksanaan UNBK terkait penyediaan back up genset sebagai rencana cadangan apabila suplai listrik belum dapat secara penuh menyuplai sekolahan yang bersangkutan,” terangnya.

Ia menambahkan, PLN akan terus mengupayakan agar pelaksanaan UNBK pada hari ini tetap dapat berjalan baik. Paralel dengan hal tersebut saat ini PLN juga terus mengoptimalkan pembebanan pembangkit, sehingga diharapkan seluruh pembangkit secara penuh dapat menyuplai listrik kembali kepada pelanggan.
M RIZAL KHALQI

Pos terkait