Bejat, Pelajar SMA Balangan Ini Cabuli Anak di Bawah Umur

Barang bukti kasus tindak pencabulan pelajar SMA Balangan yang telah diamankan Polsek Paringin

KabarKalimantan, Paringin – Seorang pelajar SMA berinisial AM (17) warga Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan melakukan tindak pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Tindak tak terpuji AM yang dilakukannya di Taman Hijau Balangan, Jalan A Yani KM 2,5 pada Sabtu (21/4/2018) sekira pukul 20.00 Wita tersebut terungkap saat orang tua korban melapor ke Polsek Paringin atas dugaan tindak pencabulan.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan laporan tersebut, pihak Polsek Paringin langsung melakukan penangkapan terhadap AM yang dilaporkan telah melakukan pencabulan dan tindak kriminal perlindungan perempuan dan anak pada Minggu (22/4/2018).

Kaposek Paringin Iptu Cahyo Budi Widodo membenarkan telah terjadinya kasus pencabulan yang dilakukan seorang pemuda di lokasi Tanam Hijau Balangan tersebut.

“Pelaku sudah kami amankan. Saat ini sedang dilakukan penyeledikan lebih lanjut dengan mengambil keterangan dari korban dan para saksi di tempat kejadian,” terang Cahyo, Senin (23/4/2018).

Dari hasil pemeriksaan terhadap korban, pelaku AM merupakan teman yang baru dikenalnya sekitar sepekan lalu saat acara penutupan Balangan Expo 2018.

Setelah berkenalan, pelaku dan korban menjalin komunikasi lebih lanjut dan janjian untuk bertemu kembali di Taman Hijau Balangan pada Sabtu (21/4/2018) malam.

Dalam pertemuan itu lah, pelaku mengajak korban berjalan di seputaran Taman Hijau Balangan. Saat berduaan, pelaku seakan sengaja menuntun korban ke tempat gelap dan sepi untuk melancarkan aksi bejatnya.

Dengan menggunakan sebilah pisau, pelaku mengancam korban untuk tak menolak ajakan pelaku yang menuntunnya ke sebuah warung di Taman Hijau Balangan hingga menyetubuhinya.

Namun, belum sempat menyelesaikan hasratnya, perbuatan pelaku diketahui oleh pemilik warung. Pelaku pun langsung lari meninggalkan korban.

Cahyo menuturkan, kasus yang ditangani pihaknya ini masih dilajutkan penyelidikan lebih dalam. Sebab, pelaku dan korban masih di bawah umur.

“Pelaku AM sementara kami kenakan pasal TP Persetubuhan atau Perbuatan Cabul Terhadap Anak sebagaimana dimaksud dalan Rumusan Pasal 81 Jo Pasal 82 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” pungkasnya.
FM HIDAYATULLAH

Pos terkait