Rab. Agu 5th, 2020

2019, Disdikbud Kalsel Bangun Dua SMA

2 min read

KabarKalimantan, Banjarbaru – Pada 2019 ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan akan membangun dua sekolah menengah atas (SMA).

Animo anak-anak Kalimantan Selatan dalam melanjutkan pendidikan ke tingkat menengah atas yang luar biasa mengharuskan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan membangun dua SMA baru pada 2019 ini.

Dua SMA baru yang akan segera dibangun tersebut lokasinya terdapat di Sungai Dua, Kabupaten Tanah Bumbu dan di Desa Kiram, Kabupaten Banjar.

Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalsel, Muhammadun mengatakan, pembangunan sekolah itu untuk memenuhi keberadaan sekolah menengah atas yang tidak ada di wilayah tersebut.

“Kalaupun ada, lokasinya cukup jauh. Seperti di Desa Kiram, SMA nya ada namun berada di Desa Karang Intan, dan itu jaraknya lumayan jauh,” katanya.

Baca Juga :   PWI Kalsel Gelar Lomba Foto Ramadhan, Hadiahnya Capai Rp36 Juta

Pria yang akrab disapa Madun ini menambahkan, untuk calon siswanya sudah ada, karena didukung dengan keberadaan sekolah tingkatan di bawahnya.

“Daya dukungnya sudah ada yakni SMP dan Mts, di Desa Kiram dan di Sungai Dua,” ucap Madun.

Ia menjelaskan, tahap pertama pembangunan ini akan dimulai dengan pembangunan satu lokal, kantor dan toilet terlebih dulu, serta sudah menganggarkan masing-masing Rp 750 juta dari APBD Kalsel tahun 2019.

“Untuk saat ini satu lokal dulu, nanti begitu bertambah tiap tahunnya akan ditambah lokalnya,” ucapnya.

Madun menambahkan, dengan dibangunnya dua sekolah baru tersebut, siswa yang bersekolah selama ini cukup jauh bisa terbantu dengan adanya sekolah baru.

“Tentunya diharapkan bisa mewujudkan niat dan cita – cita mereka menimba ilmu yang lebih banyak lagi dengan didukung sarana sekolah yang dekat dengan tempat tinggal mereka,” katanya.

Baca Juga :   GAPKI Kalsel Perkokoh Sinergi dengan Pemerintah

Madun menuturkan, minat belajar yang semakin tinggi ini tidak terlepas dari peran Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor.

“Ini tentu saja berkat dorongan dari gubernur yang selalu mengingatkan agar kita menyukseskan wajib belajar 12 tahun agar masyarakat Kalsel yang cerdas dan berdaya saing terus terwujud,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya akan terus berupaya bisa memenuhi kebutuhan sekolah terutama di sekolah menegah atas yang merupakan wewenang dari pemerintah provinsi.

“Insya Allah, tahun depan kami akan kembali membangun SMA di Kecamatan Piani Kabupaten Tapin,” pungkas Madun.

Syahri Ramadhan

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.