2019, Semua Bidang Tanah di Banjarmasin Bersertifikat

210
Menteri Sofian Djalil di sela penyerahan sertifikat tanah di Gedung Sultan Suriansyah, Jumat (15/9/2017). Redkal.com/ M. Rizal Khalqi

KabarKalimantan, Banjarmasin– Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan A. Djalil, mengatakan program sertifikasi semua bidang tanah di Banjarmasin akan rampung pada 2019. Selain Banjarmasin, kata dia, pemerintah pusat menargetkan capaian yang sama di setiap kota se-Indonesia.

“Setiap Kota di Indonesia ditagetkan 2019 sudah selesi disertifiat,” kata Sofian Djalil usai mendampingi Presiden Joko Widodo menyerahkan sertifikat tanah di Gedung Sultan Suriansah, Kota Banjarmasin, Jumat (15/9/2017).

Menurut Sofian, baru 44 persen tanah yang bersertifikat di Indonesia. Adapun di tahun 2025, Sofian optimis semua bidang tanah di setiap kabupaten/kota telah bersertifikat.

Dia mengatakan masyarakat semakin terbantu bila asset tanah sudah berisertifikat. Sebab, Sofian melanjutkan, tanah bersertifikat harganya lebih mahal di Kalimantan Selatan. Selain itu, sertifikasi tanah bisa menekan konflik sengketa lahan yang masih marak karena ketiadaan kepastian hukum.

Baca Juga :   Nonton Film PKI, Koramil: Komunis Ada di Banjarmasin

“Semoga tidak ada lagi konflik antar masyarakat soal sengketa lahan. Ini juga mempermudah masyarat untuk meminjam modal ke Bank,” kata Sofian Djalil.

Presiden Joko Widodo menuturkan Kalsel mendapat dua juta bidang tanah yang harus disertifikatkan. Tapi, kata dia, baru sekitar 770 ribu bidang tanah yang sudah bersertifikat. Artinya masih ada sekitar 1,2 juta bidang tanah belum bersertifikat.

Adapun di Indonesia, baru 46 juta bidang tanah telah bersertifikat dari 126 juta bidang tanah yang terdata.

M. RIZAL KHALQI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here