Dochi: Brand Dekat Sekali Dengan Personality Pemiliknya

KabarKalimantan, Banjarbaru – Alditsa Dexca Nugraha Sadega atau yang lebih akrab dikenal Dochi Sadega sebagai bassis band Pee Wee Gaskin juga berbisnis clothing dengan brand Sundaysunday.

Diundang oleh pihak pelaksana Localinvision, di Banjarbaru, tapi Dochi tidak untuk bermain musik, melainkan berbagi pengalamannya dalam bisnis clothing.

Bacaan Lainnya

Dalam forum dikatakannya, brand atau merek suatu produk baik itu pakaian, makanan, atau usaha lainnya tak lepas dari personality pemiliknya, atau dalam dunia bisnis disebut dengan branding personal. Ia tak memungkiri sebagai musisi, yang grup musiknya juga mempunyai tidak sedikit fans diuntungkan dalam penjualan merchandise.

“Dari situ, memotivasi saya untuk mendirikan brand sendiri. Kalau tidak tahu apa yang kamu mau lakukan, maka cari tahu dulu apa yang kamu tidak mau lakukan. Tinggal di Jakarta, membuat saya berpikir, saya tak ingin kelak terjebak di situasi seperti itu, kehilangan waktu bersama keluarga. Lantas saya mencari sesuatu apa yang mesti saya lakukan agar tidak terjebak dalam kemacetan,” kataya.

Dochi memulai menyampaikan kesukaannya dulu di bidang musik berawal dari bermain drum yang dibelikan ayahnya sejal kecil. Dochi juga sempat menjadi gitaris Sherina Munaf dan gitaris additional Killing Me Inside.

“Dari lingkungan pergaulan itulah saya banyak menyerap ilmu dari beberapa orang yang memang ahli di bidangnya. Termasuk membangun brand produk berbarengan dengan brand personal,” katanya.

Menurutnya, dari bersosialah banyak hal yang bisa ditangkap. Termasuk konsistensi konsep audiensi market. Menurutnya, bisa saja semaunya bikin brand tanpa mikir potensi pasar. Namun, hal itu akan berat dan memerlukan waktu yang tidak singkat.

“Akhirnya, jangan batasi dirimu. Gunakan semua platform yang mendukung. Di era teknologi serba cepat ini, kita jangan menutup diri untuk menggunakan semua media sosial yang telah tersedia seperti twitter, facebook, youtube, dan lainnya sebagai media market,” terangnya.

Perihal Sundaysunday yang ia dirikan merupakan sebuah penuangan ide yang ia dapat saat gelisah berpikir. Ketika ia sedang makan es krim, seketika es krim itu terjatuh dan tumpah di pakaiannya.

“Itu semua dari ide yang dituangkan saja. Lantas, setelahnya, saya buka laptop, saya mainkan semua software, saya cari nama, saya buat logo. Seperti instan sekali. Tapi seiring berjalannya waktu, pola market itu juga berjalan dengan cara masing-masing,” bebernya.

Dochi juga sampaikan membangun branding clothing tetap melibatkan konsistensi apa yang dipakai. Market yourself in the world. Ia juga mengaku ketika menyadari banyak sekali pihak-pihak yang peduli akan keberadaannya bersama Pee Wee Gaskin, hal tersebut menjadi inspirasinya untuk terus belajar marketing personal branding.

“Dari situ saya belajar memproduksi kaos, memasarkannya, dan sangat terbuka setiap kali ditanya untuk menjawab. Begitu pun juga dengan bertanya kepada para ahli dan siap menampung apa yang disampaikan,” pungkasnya.

Reporter : Ananda

Editor : Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab : M Ridha

 

Pos terkait