Bold Riders Ingin Hidupkan Pariwisata di Banjarbaru

  • Whatsapp

KabarKalimantan, Banjarmasin – Komunitas motor Banjarbaru dan Banjarmasin yang tergabung dalam Bold Riders Banjarmasin ingin membangkitkan kembali Wisata Hutan Pinus Mentaos yang terletak di Jalan Suriansyah Ujung, Mentaos, Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru.

Ahmad Sholikhin dari RVC Banjarbaru mengatakan, 7 komunitas dari Banjarbaru yaitu RVC, YVCI, GCI, Byonic, YR15CI, SSB, HSFCI dan 4 komunitas dari Banjarmasin GNC, Byonic, RVC dan CIB yang diwakili masing-masing anggota ini melaksanakan touring bersama.

Bacaan Lainnya

Sembari menunggu rekan yang lain, puluhan riders pun tampak asik memanaskan mesin kendaraan mereka. Berangkat dari Museum Kota Banjarbaru menuju Wisata Hutan Pinus Mentaos sambil melakukan rolling city.

Bunyi mesin kendaraan dua tak beberapa riders terdengar bersahutan membelah hutan pinus, seakan memberi salam akan kedatangan mereka ke wialayah itu.

Baca Juga :   Ditanya Dewan Soal Surat Edaran Langgar Perda THM, Ini Alasan Mantan Kadisparsenibud Banjarmasin

Selain mempererat tali silaturahmi antar komunitas motor, ujar Ahmad Sholikhin, mereka juga ingin membangkitkan kembali sektor pariwisata di Kota Banjarbaru yang terdampak akibat pandemi Covid-19.

“Ada beberapa kegiatan yang dilakukan kolaborasi komunitas motor Banjarbaru dan Banjarmasin ini di Wisata Hutan Pinus Mentaos,” jelas pria yang akrab disapa Likin ini, kemarin.

Begitu tiba di tempat tujuan, mereka pun berkoordinasi dengan pengelola Hutan Pinus Mentaos untuk memasang banner atau spanduk berisi ucapan selamat datang dan kampanye untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Kami memasang banner atau spanduk di pintu masuk, harapannya agar masyarakat tahu bahwa tempat ini sudah kembali buka setelah sempat tutup beberapa bulan akibat pandemi. Sementara banner yang dipasang di dalam, lebih kepada anjuran untuk memperhatikan protokol kesehatan selama berada di Hutan Pinus Mentaos,” jelasnya.

Setelah itu, komunitas yang tergabung dalam Bold Riders Banjarmasin ini menyerahkan 3 tempat cuci tangan ke pihak pengelola Wisata Hutan Pinus Mentaos. Mereka juga memasang instalasi tempat cuci tangan tersebut di tempat-tempat strategis yang mudah dijangkau pengunjung.

Baca Juga :   Tersisa 6 Raperda di 2021, DPRD Banjarmasin Bahas Prolegda 2022

Kegiatan terakhir yang dilakukan kolaborasi 11 komunitas motor ini adalah membersihkan sampah-sampah plastik dan kertas. Sampah-sampah tersebut dikumpulkan ke dalam kantong plastik agar hutan terlihat lebih asri dan terbebas dari sampah anorganik.

Muhammad Rizal dari GNC Banjarmasin menambahkan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dari kolaborasi komunitas motor di Banjarbaru dan Banjarmasin terhadap sektor pariwisata yang terpuruk akibat pandemi.

“Kami ingin tempat wisata ini kembali bangkit dan banyak dikunjungi orang seperti saat sebelum pandemi. Meski sudah buka, tempat ini masih belum bisa ramai seperti dulu. Otomatis, perekonomian masyarakat sekitar juga ikut terdampak,” ujar Rizal.

Sementara Pengelola Wisata Hutan Pinus Mentaos, Ali Yusuf sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan kolaborasi komunitas motor dari Banjarbaru dan Banjarmasin tersebut.

Menurut Ali, komunitas ini sangat mendukung kebangkitan Wisata Hutan Pinus Mentaos dengan berbagai kegiatan yang telah mereka lakukan. Termasuk memberikan edukasi terkait protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Baca Juga :   Dua Tahun Ditutup, Akses Penyeberangan Banjarmasin-Batola Dialihkan

“Saya sangat berterima kasih kepada komunitas motor yang tergabung dalam Bold Riders Banjarmasin ini. Menurut saya, apa yang mereka lakukan sangat luar biasa. Mereka begitu peduli dengan pariwisata, khususnya di Banjarbaru ini,” ucap Ali.

Terpisah, warga Banjarbaru, Risa pun merasa prihatin dengan kondisi pariwisata saat ini. Menurunnya pengunjung disebabkan oleh pandemi Covid-19 dinilai membuat sektor ini semakin terpuruk.

“Saya sendiri kadang agak malas keluar rumah. Apalagi berwisata, harus jaga jarak, pakai masker, tangan pun harus pakai hand sanitizer terus,” katanya.

Dara ayu kelahiran Banjarbaru 23 tahun lalu ini pun berharap semua masyarakat bersama-sama melawan Covid-19. “Pastinya patuhi Prokes. Dan juga ikuti vaksinasi. Kalau saya sudah vaksin. Semoga itu dapat memutus mata rantai Covid-19,” harapnya.

Reporter: Smara Aqdimul Azmi
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *