Gabung DRP, Omzet Penjualan Toko Kelontong di Banjarbaru Terus Meningkat

  • Whatsapp

KabarKalimantan, Banjarbaru – Toko DRP Azzam yang terletak di Jalan Binamarga, RT 05/RW 03, Kelurahan Guntung Paikat, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Banjarbaru, Kalimantan Selatan perlahan kembali ramai pembeli.

Penjualan di toko kelontong ini mulai menggeliat setelah sempat dihantam badai pandemi Covid-19.

Pemilik Toko DRP Azzam, Ani Srikandi mengatakan, pandemi Covid-19 membuat omzet penjualan di tokonya merosot tajam. Bahkan penurunan omzet di toko yang menjadi bagian dari Djarum Retail Partnership miliknya ini mencapai lebih dari 50 persen.

“Sebelum adanya pandemi, omzet toko kami yang buka mulai dari jam 6 pagi hingga jam 10 malam bisa mencapai Rp3 juta per hari. Minimal Rp2 juta bisa kami dapatkan. Tapi di awal pandemi, untuk mendapat Rp1,5 juta saja berat sekali, karena saat itu banyak orang takut keluar rumah,” tutur wanita yang akrab disapa Srikandi ini.

Baca Juga :   HIPMI Kalsel Siap Membangun Ekonomi Banua

Menurut ibu satu anak ini, penurunan omzet di tokonya terjadi karena para mahasiswa harus belajar secara daring. Tidak ada lagi aktivitas belajar di kampus. Padahal Toko DRP Azzam letaknya tidak jauh dari Kampus Uniska Banjarbaru.

Beruntung, di saat omzet penjualan di toko kelontongnya merosot, usaha Srikandi lainnya berupa warung aneka sayuran matang tidak terpengaruh. Bahkan dari warungnya yang menyediakan lebih dari 50 menu masakan diantaranya oseng kangkung, oseng pare, sayur lodeh, hingga ikan asin tersebut, Srikandi bisa meraup omzet hampir Rp3 juta per hari. Warung tersebut buka dari pukul 11.30-17.00 Wita.

Baca Juga :   Bank Indonesia Layani Masyarakat hingga Pulau Terpencil

“Jadi usaha saya ini saling melengkapi. Di saat toko sembako sepi, warung aneka sayuran tetap ramai pembeli. Sebagian besar pelanggan warung ini adalah pegawai kantoran yang mencari makan siang, di samping warga sekitar juga,” tandasnya.

Namun kini Srikandi sedikit kembali bisa bernafas lega. Setidaknya sejak dua bulan terakhir, penjualan di Toko DRP Azzam mulai membaik dan omzetnya sudah mendekati saat sebelum pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah penjualan di Toko DRP Azzam mulai kembali ramai. Di sini, yang paling laku adalah minuman. Mungkin karena lokasi toko di pinggir jalan, jadi banyak orang mampir untuk membeli minuman atau rokok,” ujar Srikandi.

Kolaborasi 11 komunitas motor yang tergabung dalam Bold Riders Banjarmasin juga menyempatkan diri untuk mampir di Toko DRP Azzam saat rolling city. Sebagian dari mereka membeli minuman dan rokok sebelum melakukan kegiatan untuk mendukung kebangkitan wisata di Hutan Pinus Mentaos.

Baca Juga :   Panitia Pastikan Kedatangan UAS ke Banjarbaru Murni untuk Berdakwah

Ahmad Sholikhin mengatakan apa yang dilakukan komunitas motor Banjarbaru dan Banjarmasin ini tak sekadar mampir untuk membeli minuman. Tetapi mereka juga ingin membangkitkan perekonomian masyarakat yang sempat dihantam pandemi.

“Kami memang sengaja mampir ke toko-toko kecil seperti Toko DRP Azzam ini. Selain dekat, apa yang kami lakukan juga ikut membantu meningkatkan penjualan di toko tersebut. Mungkin tak seberapa, tapi paling tidak ini adalah wujud dukungan kami kepada mereka,” ujar Likin, sapaan Ahmad Sholikhin.

Reporter: Smara Aqdimul Azmi

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *