Burhansyah Ungkap Data, Pemimpin Muda Lebih Dipilih Masyarakat Tanah Bumbu

  • Whatsapp

KabarKalimantan, Batulicin – Hitung-hitungan mengenai siapa yang akan menjadi pemenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tanah Bumbu semakin menarik. Tentu saja, program-program yang disampaikan sang calon tetap akan menjadi pertimbangan utama bagi masyarakat Tanah Bumbu.

Namun, ada satu data dan fakta menarik yang diungkap H Burhansyah. Pria yang juga juru kampanye pasangan nomor urut 1 Syafruddin H Maming-M Alpiya Rakhman ini menuturkan, kecenderungan masyarakat Tanah Bumbu lebih suka dengan pemimpin muda.

Bacaan Lainnya

“Selera masyarakat Tanah Bumbu adalah pemimpin muda. Ini fakta,” ucap Burhansyah saat berkampanye di Desa Muara Pagatan Tengah, Kecamatan Kusan Hilir, kemarin.

Baca Juga :   ​ASN dan Pelajar Tanahbumbu Dilatih Pembuatan Video Blog

Burhansyah mengungkapkan, pada 2005 Zairullah yang berusia lebih muda menghadapi Murad Baso, hasilnya Zairullah terpilih sebagai Bupati Tanah Bumbu. Kemudian, pada 2010 Mardani H Maming yang saat itu belum genap berusia 29 tahun mengalahkan calon-calon lain yang berusia jauh lebih tua untuk menduduki kursi Bupati Tanah Bumbu. Hal yang sama terjadi pada 2015, Mardani yang masih berusia lebih muda dari lawannya Abdul Hakim kembali menduduki kursi nomor satu di Pemkab Tanah Bumbu.

“Sudah tiga kali tokoh yang berusia lebih muda menang Pilkada. 9 Desember nanti kita bikin yang keempat kali. Pokoknya jangan pilih pemimpin yang sudah memberikan pengalaman buruk pada generasi muda,” katanya.

Baca Juga :   Karya Gawi Borneo 2020, BI Kalsel Dukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia

Burhansyah mengajak masyarakat untuk memilih calon pemimpin Bumi Bersujud dengan cerdas. “Jangan pilih yang ngaku berpengalaman, tapi laporan keuangannya dapat rapor merah terus,” kata Burhansyah.

Menurut dia pasangan SHM-MAR sebagai pasangan termuda di Pilkada Tanah Bumbu dinilai bisa membawa harapan bagi kemajuan Tanah Bumbu. “Jadi sudah tidak diragukan lagi, pasangan nomor 1 adalah pasangan yang diinginkan masyarakat,” ujarnya.

Burhansyah yang pernah tercatat sebagai anggota DPRD Tanah Bumbu dua periode itu mengaku sangat memahami kondisi luar dan dalam pemerintahan Kabupaten Tanah Bumbu sejak berdiri pada 2003 silam.

Baca Juga :   Tim Satgas Tanbu Sosialisasikan Panduan Tatanan Kehidupan Baru Masyarakat yang Produktif dan Aman dari Covid-19

Dia menuturkan, pada era sebelum Mardani, laporan keuangannya selalu mendapat nilai merah. Itu berbeda dengan era MHM yang selalu mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan. “Saya ini pernah jadi orang luar, juga pernah jadi orang dalam. Jadi saya sangat paham situasinya,” kata Burhansyah.

Pada Pilkada Tanah Bumbu ada tiga pasangan calon yang bertarung memperebutkan kursi bupati, yakni pasangan nomor urut 1 Syafruddin H Maming-M Alpiya Rakhman, nomor urut 2 Mila Karmila-Zainal Arifin, dan pasangan nomor urut 3 Zairullah-M Rusli.

 

Tim Liputan Kabar Kalimantan

Penanggungjawab: M Ridha

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *