Anggaran Banjarmasin 2021 Difokuskan untuk Kesehatan dan Peningkatan Ekonomi

KabarKalimantan, Banjarmasin – Sebelum Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2021 dibahas, DPRD Banjarmasin telah menetapkan KUA- PPAS APBD Banjarmasin tahun 2021, Senin (9/11/2020).

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin HM Yamin mengatakan, anggaran di 2021 nantinya akan fokus untuk kesehatan dan peningkatan ekonomi di Kota Banjarmasin. “Penggunaan anggaran harus rasional, akuntabel dan transparan,” katanya.

Bacaan Lainnya

Terkait penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Banjarmasin 2021, pihaknya akan membahas secara maraton di pembahasan anggaran nantinya. “Jadwal ditentukan secepat mungkin. Kami akan koordinasikan dengan pimpinan, termasuk tim TPAD Pemko Banjarmasin,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Walikota Banjarmasin H Hermansyah mengatakan, APBD 2021 diprioritaskan untuk pemulihan atau membangkitkan ekonomi dan kesehatan masyarakat.

Apalagi kata Hermansyah, pandemi Covid-19 membuat pendapatan daerah di beberapa sektor mengalami penurunan. “Kalau dari KUA-PPAS dan RAPBD Banjarmasin 2021 ada defisit sebesar Rp200 miliar, sebab RAPBD 2021 sebanyak Rp1,5 triliun dan belanja Rp1,7 triliun,” kata dia usai mengikuti rapat paripurna.

Memang, lanjut Hermansyah, sebelumnya APBD Banjarmasin 2021 diproyeksi mencapai Rp2 triliun. Tapi, wabah corona yang muncul pada Maret 2020 menyebabkan ekonomi terpuruk. “Dana bagi hasil berkurang dan target PAD tidak tercapai,” ucapnya.

Reporter: Smara Aqdimul Azmi
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

Pos terkait