Sab. Jan 23rd, 2021

2021, Kotabaru Terima DAK Fisik Terbanyak di Kalsel

2 min read

KabarKalimantan, Kotabaru – Kabupaten Kotabaru memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik terbanyak di Kalimantan Selatan pada Tahun Anggaran 2021 ini, yaitu sebesar Rp 178.535.170.000 yang terdiri dari DAK Reguler Rp 107.587.247.000 dan DAK Penugasan Rp 70.947.923.000.

Hal ini tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2020 tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2021 yang diundangkan pada 27 November 2020.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Kotabaru H Akhmad Rivai, sebagaimana peraturan yang tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 123 Tahun 2020 meliputi DAK Reguler dan DAK Penugasan.

“DAK Reguler dari Rp 107.587.247.000 dirinci untuk bidang Pendidikan sebesar Rp17.862.949.000, bidang Kesehatan dan Keluarga Berencana sebesar Rp 72.621.585.000, dan bidang jalan sebesar Rp 17.102.713.000,” kata Rivai.

Untuk DAK Reguler bidang pendidikan, lanjutnya, dirinci sebagai berikut yaitu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dialokasikan sebesar Rp 1.173.560.000, Sekolah Dasar (SD) dialokasikan sebesar Rp 15.521.189.000, Sekolah Menengah Pertama (SMP) dialokasikan sebesar Rp 1.168.200.000, selanjutnya untuk DAK Reguler bidang Kesehatan dan Keluarga Berencana dirinci sebagai berikut yaitu Pelayanan Dasar dialokasikan sebesar Rp 22.298.663.000, Pelayanan Kefarmasian dan Barang Habis Pakai dialokasikan sebesar Rp 3.122.957.000, Peningkatan Kesiapan Sistem Kesehatan dialokasikan sebesar Rp 46.089.654.000 dan Keluarga Berencana dialokasikan sebesar Rp 1.110.311.000.

Sementara untuk DAK Penugasan dari Rp 70.947.923.000 meliputi bidang Kesehatan dan Keluarga Berencana dialokasikan sebesar Rp 17.481.231.000 terdiri dari Penguatan Intervensi Stunting sebesar Rp4.426.100.000, Penguatan Penurunan AKI/AKB sebesar Rp 12.593.431.000 dan Keluarga Berencana sebesar Rp461.7000.000, bidang Jalan sebesar Rp 13.531.411.000, bidang Air Minum dialokasikan sebesar Rp 15.724.873.000, bidang Sanitasi sebesar Rp 4.693.685.000, bidang Irigasi sebesar Rp 4.805.162.000, bidang Perumahan dan Permukiman sebesar Rp 11.068.513.000, bidang Pertanian sebesar Rp 1.530.000.000, bidang Industri Kecil dan Menengah sebesar Rp 500.048.000, dan bidang Kelautan dan Perikanan sebesar Rp1.613.000.000.

“Agar DAK Fisik tersebut dilaksanakan sesuai dengan perencanaan dan diselesaikan tepat waktu, maka SKPD penerima DAK harus mempedomani Peraturan Presiden Nomor 123 Tahun 2020 tentang petunjuk teknis penggunaan DAK fisik itu,” pungkasnya.

Reporter: Ardiansyah

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.