Ketua DPRD Balangan Imbau Masyarakat Sadar Pentingnya Vaksinasi Covid-19

KabarKalimantan, Paringin – Meski masih dalam kondisi pandemi, namun Pemkab Balangan tetap berupaya menumbuhkan perekonomian masyarakat. Kebijakan prioritas masyarakat dan bantuan pun terus disalurkan.

Upaya pemulihan dan penumbuhan perekonomian masyarakat ini juga mrndapat dukungan dari DPRD Balangan yang mendukung upaya tersebut dengan melaksanakan fungsi pengawasannya terhadap pelaksanaan program pemulihan ekonomi.

Ditemui usai kegiatan DPRD, Senin (26/4/2021) Ketua DPRD Balangan, Ahsani Fauzan mengatakan fungsi pengawasan terhadap program pemerintah dilakukan ke semua sektor. Ia mencontohkan pengawasan di bidang ekonomi yakni program bantuan bagi pelaku sektor UMKM terdampak pandemi.

Baca Juga :   PDAM Balangan Sediakan Wadah Cuci Tangan di Sejumlah Faslitas Umum

“DPRD punya 3 fungsi yakni pengawasan, budgetting, dan legislasi. Dalam kebijakan pemerintah yang melakukan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19. Penanganan covid itu sendiri seperti bantuan stimulus UMKM yakni bahan-bahan dasar dalam produksi dan pemberian pelatihan inovasi bagi pelaku sektor UMKM untuk melihat peluang melalui ekonomi digital,” kata Fauzan.

Baca Juga :   Satpol-PP Balangan Dapat Kunjungan Komisi I DPRD Tabalong

Ia juga mengaku sangat mendukung program vaksinasi dari pemerintah pusat dengan prioritas awal tenaga kesehatan, pelayan publik, guru, tokoh agama, dan TNI/ Polri. Bagi masyarakat umum, ia meminta untuk melapor ke pihak kelurahan/kecamatan dalam rangka pendaftaran vaksinasi.

“Bagi masyarakat umum seperti silahkan mendaftarkan ke pemda setempat. Sekarang ini, kesadaran masyarakat sudah tinggi dan masyarakat antusias. Dulu kan sempat mau ditunda bantuannya jika tidak mau divaksin,” ucapnya.

Baca Juga :   Utamakan Protokol Kesehatan, Upacara Peringatan HUT RI ke-75 di Balangan Berlangsung Khidmat

Soal pertumbuhan ekonomi, Fauzan juga mengakui ada penurunan selama pandemi pada 2020 lalu. Untuk itu, perlu upaya percepatan pemulihan ekonomi masyarakat agar angka pertumbuhan tersebut bisa terdongkrak.

“Seluruh OPD harus terjun ke lapangan. Misal di bidang pertanian, insya Allah, masih bisa bangkit, seperti nilai tukar petani di atas 100,” ucap Fauzan.

Reporter: FM Hidayatullah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.