Siapkan Program UMKM, Manajemen Head Office PT STC Lakukan Diskusi dengan Forum Mahasiswa

KabarKalimantan, Kotabaru – Departemen CSR PT STC menggelar kegiatan Forum Diskusi Lintas Kampus di Pantai Gedambaan, Desa Gedambaan, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru, Selasa (25/5/2021).

Diskusi tersebut dihadiri mahasiswa STIT DU Kotabaru, Politeknik Kotabaru, STKIP Paris Barantai Kotabaru hingga mahasiswa Kotabaru yang kuliah di luar kota. Sementara dari pihak perusahaan dihadiri Managemen Head Office Sebuku Coal Group David Sebastian dan Supervisor CSR PT STC Kahrani.

Dalam diskusi itu, Managemen Head Office Sebuku Coal Group David Sebastian menyampaikan materi tentang pertambangan dan social entrepreunership. Melalui diskusi itu, peserta diberikan pemahaman tentang dunia pertambangan.

Baca Juga :   Pemkab Kotabaru Raih Penghargaan Wahana Tata Nugraha

“Peserta juga kami ajak untuk membangun paradigma, pandangan dan cara berfikir kritis terhadap segala hal. Termasuk dalam menyikapi isu-isu tentang pertambangan yang ada di Pulau Laut, sehingga mahasiswa dapat menilai secara objektif atas perkembangan-perkembangan isu yang ada,” ungkap David Sebastian.

David mengatakan, pihaknya juga mencanangkan program pemberdayaan UMKM untuk mahasiswa di Kotabaru melalui CSR PT STC. Program itu rencananya akan dibagi menjadi tiga tahap. Pada tahap pertama, PT STC akan mengeluarkan Rp 5 juta-Rp 10 juta, kedua Rp 50 juta-Rp 100 juta. Tahap ketiga, mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Juga :   Syaipul Rahmadi Tak Rasakan Efek Samping Negatif Usai Divaksin

“Tujuan kami mengadakan forum diskusi lintas kampus ini untuk memberikan sarana kepada mahasiswa untuk berdiskusi kepada para ekspert dan professional dari Sebuku Coal Group. Kami memberikan edukasi perihal dunia pertambangan dan social entrepreneurship. Kami berencana memberikan program UMKM untuk mahasiswa berprestasi yang harapannya dapat menghasilkan suatu produk andalan bagi Kotabaru untuk Indonesia,” jelasnya.

Salah satu perwakilan mahasiswa Kotabaru Wahid menilai, adanya forum ini dapat membuka wawasannya dengan dunia pertambangan.

Baca Juga :   Satgas Pangan Pemkab Kotabaru Sidak Pasar Tradisional

“Sebelumnya saya menganggap tambang itu hanya menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat, ternyata di samping itu juga ada dampak positif yang dihasilkannya untuk masyarakat,” jelas Wahid.

Sementara itu, Supervisor CSR PT STC Kahrani menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kultur literasi di Kotabaru yang dianggapnya mati suri.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengembangkan budaya intelektual di Kotabaru menjadi lebih massif lagi, karena kita juga punya tanggung jawab untuk mengembangkan kualitas pendidikan di sini,” ungkap Kahrani.

Reporter: Ardiansyah
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.