Kejari Kotabaru akan Tindak Tegas Jika Ada Pelanggaran Hukum Pelaksanaan Proyek Peningkatan Ruas Jalan

KabarKalimantan, Kotabaru – Beberapa proyek peningkatan jalan yang menghabiskan anggran belasan miliar di wilayah Kabupaten Kotabaru menjadi atensi Kejaksaan Negeri Kotabaru.

Adapun proyek peningkatan jalan yang mulai dikerjakan di antaranya peningkatan ruas jalan Tanjung Seloka – Berangas – Kotabaru senilai Rp 16 miliar lebih. Selain itu juga ada proyek peningkatan Jalan Simpang Banian Kecamatan Sungai Durian dengan nilai Rp 12 miliar yang sumber dananya dari APBN.

Terkait pelaksanaan dua mega proyek ini, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kotabaru Dwi Hadi Purnomo mengatakan, terkait proyek tersebut pihaknya telah melakukan pendampingan, melalui bidang Datun yang lebih kepada administrasi dengan cara memberikan masukan dan saran.

Baca Juga :   Bupati Kotabaru Ajak Masyarakat Lapor SPT Tahunan Melalui e-Filling dan Manfaatkan Program Pengungkapan Sukarela

“Jika terdapat permasalahan hukum, maka kami akan mempertanyakan kepada tim pengadaan dari instansi pemohon. Kami hanya membantu pengecekan administrasinya, apakah sudah sesuai apa belum. Selain itu, kami hanya memberikan petunjuk-petunjuk saja. Dipakai atau tidak bukan urusan kami lagi. Karena kami menghindari keterlibatan dalam pengambilan keputusan yang merupakan kewenangan dari pejabat pengadaan dari instansi pemohon,” ungkap Dwi Hadi Purnomo.

Baca Juga :   Bupati Kotabaru Tinjau Posko Cegah Tangkal Covid-19 di Perbatasan Kalsel-Kaltim

Ia mengatakan, sebelum melakaukan penindakan, pihaknya juga memberikan rambu-rambu terlebih dulu. Apabila tidak dipenuhi kontraktor maupun PPK, baru pihaknya akan melakukan penindakan, sebab dalam pendampingan ada tim dari bidang intel dan bidan pidsus.

“Bidang Pidsus dapat melakukan penindakan apabila terdapat hal-hal setelah diberikan rambu tapi mereka tetap melanggarnya,” tandasnya.

Tidak hanya melakukan pendampingan normatif, Kejaksaan Negeri Kotabaru juga melakukan pengukuran ketika pengaspalan selesai untuk memastikan apakah sesuai spek atau tidak.

Baca Juga :   Ernawati Harapkan Program Penanaman Pohon Berkelanjutan

“Pendampingan yang kami lakukan hanya sebatas memberikan masukan dan saran yang diperlukan, jika terdapat permasalahan hukum, maka yang ditayakan tim pengadaan dari instansi pemohon,” katanya.

Menanggapi proses peningkatan Jalan Tanjung Seloka- Berangas, ujarnya, saat ini masih dilakukan pendampingan serta pengawasan terkait proyek tersebut.

“Apabila nantinya ditemukan hal yang dianggap mencurigakan, baru kami turun kelapangan,” ungkap Dwi Hadi Purnomo.

Reporter: Ardiansyah

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.