Masih dalam Suasana Pandemi, Pemprov Kalsel Izinkan Shalat Idul Adha di Zona Kuning dan Hijau

KabarKalimantan, Banjarmasin – Jelang perayaam Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengizinkan pelaksanaan sholat Idul Adha di masjid-masjid yang berada di zona kuning dan hijau dengan skala mikro.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran nomor 800/3167/P2P/Dinkes/2021 yang ditandatangani unsur Forkopimda Kalsel dlaam mengatur soal petunjuk teknis penyelenggaraan malam takbiran, sholat Idul Adha dan pelaksanaan qurban 1442 Hijriah.

Baca Juga :   BPKP Fokus Pengawasan Isu Strategi Nasional dan Daerah

Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan, Saafrizal ZA mengatakan, zona yang diizinkan melaksanakan sholat Idul Adha skala mikro bukan makro yaitu desa, kelurahan, RT yang berada di zona kuning dan hijau.

“Yang zona mikronya merah dilarang untuk melakukan sholat Idul Adha berjamaah,” kata Safrizal.

Baca Juga :   Ini Upaya Akbar Tanjung Kembalikan Kejayaan Partai Golkar

Kendati memperbolehkan pelaksanaan Shalat Idul Adha berjamaah di luar zona merah dan oranye, lanjutnya, terdapat sejumlah aturan yang mesti dipatuhi seperti membentuk satgas, menyiapkan masker dan handsanitzer, menjaga jarak shaf shalat.

“Menyiapkan masker dan handsanitizer, shaf yang juga menjaga jarak, ceramah juga cukup 15 menit, juga dibentuk satgas untuk mengingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan,” ucapnya.

Baca Juga :   Pekan Raya Meriahkan Harjad Banjarmasin ke-492

Begitu pula soal takbiran, tambahnya, tidak diperkenankan gelar takbir keliling, hanya dilakukan di masjid dengan kapasitas 10 persen dari kapasitas dan berlaku di zona hijau dan kuning sementara zona merah dan oranye diimbau gelar di rumah masing-masing.

Reporter: Syahri Ramadhan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.