Ingat! Banjarmasin dan Banjarbaru Terapkan PPKM Level IV Mulai Besok

KabarKalimantan, Banjarmasin – Dua wilayah di Kalimantan Selatan, Kota Banjarmasin dan Banjarbaru akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV dimulai besok Senin 26 Juli hingga 8 Agustus 2021.

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin oleh Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto secara virtual, yang diikuti Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA.

Airlangga menerangkan, pada minggu ke-3 bulan Juli, sejumlah provinsi termasuk Kalimantan Selatan mengalami peningkatan kasus konfirmasi lebih dari 150 persen.

“Maka, perlu pengetatan pembatasan kegiatan masyarakat untuk mengendalikan laju kenaikan,” katanya.

Baca Juga :   DPRD akan Tindaklanjuti LKPJ Walikota Banjarmasin

Sementara itu, Penjabat Gubernur Kalsel, Safrizal ZA dalam laporannya, menyatakan kesiapan untuk memberlakukan PPKM Level IV mulai Senin (26/7/2021), sesuai indikator yang ditetapkan.

“Dari dua hari yang lalu sudah kami siapkan, namun memang menunggu instruksi secara formal,” katanya didampingi Kapolda dan Danrem Kalsel.

Safrizal menyampaikan dua hal yang menjadi perhatian saat ini, yakni ketersediaan oksigen dan jatah vaksin.

“Oksigen mulai menipis. Kemarin kami berkoordinasi dengan SKK Migas, dan kami dapat iso tank 20 ton. Untuk isinya, kami mohon untuk dibantu,” ucapnya.

Baca Juga :   Cuaca Buruk, Operator Kapal Pelayaran Diimbau Pantau Cuaca Sebelum Berlayar dari Kalsel

Dijelaskannya, vaksinasi di Kalsel terus gencar dilakukan. Namun, ia berharap pemerintah bisa mendatangkan jatah lebih banyak.

Adapun, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, HM Muslim menjelaskan, indikator PPKM level IV didasari oleh laju penularan dan kemampuan merespons laju tersebut.

Untuk wilayah lainnya di Kalsel, ujarnya, juga terjadi peningkatan kasus positif meski tidak setinggi Banjarbaru dan Banjarmasin.

“Yang meningkat ada Tanah Laut dan Kabupaten Banjar,” jelasnya, ditemui usai Rapat Koordinasi.

Baca Juga :   Bripka Ronny Beli Ambulan Lewat Kocek Pribadi

Terkait kebutuhan oksigen, ia mengungkapkan ada peningkatan sebanyak dua sampai tiga kali lipat.

Kendati begitu, pemprov terus berupaya untuk melakukan koordinasi guna menambah ketersediaan oksigen. “Kita minta kepada pihak industri agar (oksigen) khusus disalurkan ke medis,” pungkas Muslim.

Selain dua wilayah di Kalimantan Selatan, rilis data terbaru dari Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional menunjukkan 43 kabupaten kota lainnya yang harus memberlakukan PPKM Level IV.

Reporter: Syahri Ramadhan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.