IDI Kalsel: Isoman Harus Perbanyak Istirahat, Mengkonsumsi Suplemen dan Saling Berbagi

KabarKalimantan, Banjarmasin – Terus meningkatnya kasus covid-19 di Kalimantan Selatan, menjadikan beberapa pasien yang memiliki gejala ringan ataupun tidak bergejala melakukan isolasi mandiri (Isoman).

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalimantan Selatan dr H M Rudiansyah meminta masyaraka yang terpapar baik bergejala ringan maupun tidak bergejala namun hasilnya positif agar melakukan isolasi mandiri.

“Untuk yang bergejala kita bagi dengan gejala ringan dan bergejala sedang, ke arah berat yang didalam pemantauan,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (29/7/2021).

Baca Juga :   PKS Dukung Ibnu Maju Lagi di Pilwali 2020

Ia menuturkan, Isoman itu dilakukan oleh mereka yang terpapar agar dapat mengisolasi diri agar tidak menularkan ke orang-orang di sekitarnya. “Sehingga pada orang tersebur dapat putus mata rantai penularannya,” ucapnya.

Karena menurutnya, Covid-19 ini masih merupakan penyakit yang dapat sembuh sendiri. “Kalau tanpa gejala, kurang lebih 10 hari virusnya akan mati sendiri, dan orang tersebut sudah sembuh,” katanya.

Adapun hal yang harus dilakukan pasien Isoman, ujar Rudiansyah, harus memperbanyak istirahat serta jangan stress agar daya tahan tubuh dan imun meningkat serta mengkonsumsi suplemen. “Suplemennya seperti vitamin D, C, E dan Zinc yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh,” ucapnya.

Baca Juga :   Tak Bayar THR H -7 Lebaran, Perusahaan Bisa Kena Sanksi

Ia menambahkan, jika ada penyakit lain seperti sakit perut, pusing dan lainnya juga dapat ditambahkan obat penyerta sesuai penyakitnya, serta juga dapat menghubungi atau konsultasi dengan dokter atau fasyankes. “Kami dari teman-teman medis siap membantu,” katanya.

Baca Juga :   Semua Izin Usaha Miras Masih Ditahan Pemkot Banjarmasin

Di samping itu, ia juga mengimbau agar masyarakat yang sedang melakukan Isoman dapat turut membantu dan saling berbagi. “Jadi, jika ada warganya yang sedang isoman, warga lain dapat berbagi, baik berbagi kebutuhan suplemen maupun sembako,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rudiansyah juga meminta agar pemerintah dapat memperbanyak layanan hotline service sehingga dapat memberikan pelayaanan yang lebih maksimal dan pencerahan yang baik bagi masyarakat.

Reporter: Syahri Ramadhan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.