Sidang Komisi Irigasi, Bupati Harapkan Rencana Tanam Bisa Serentak

KabarKalimantan, Marabahan – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) menyelenggarakan Sidang Komisi Irigasi ke-2 dan penyusunan Rencana Pengelolaan Pengembangan Sistem Irigasi (RP2I).

Kegiatan yang dilaksanakan Aula Dinas PUPR lantai 2 Marabahan, Selasa (5/10/2021) ini, berjumlah 35 orang yang terdiri dari peserta dari unsur anggota Komisi Irigasi Batola, Sekretariat Komisi Irigasi, Perwakilan Komisi Provinsi Kalsel, Kepala BPP seluruh kecamatan se-Batola, Konsultan ISAI Regional Kalimantan, dan Konsultan Pendukung IPDMIP.

Kegiatan yang melibatkan Bappelitbang, Distan TPH, dan DKPP dengan nara sumber dari Dinas PUPR Provinsi Kalsel dan BMKG Kelas 1 Provinsi Kalsel ini dibuka Bupati Batola Hj Noormiliyani AS.

Baca Juga :   Ribuan Ikan Tambak Desa Sungai Alang Mati Kekurangan Oksigen

“Pemkab Batola berharap komitmen bersama untuk melakukan berbagai langkah dan upaya guna memberikan rekomendasi penyelesaian permasalahan irigasi di Batola pasca banjir lalu,” papar Bupati Hj Noormiliyani AS melalui Kadis PUPR Saberi Thannoor, saat membuka kegiatan.

Bupati mengharapkan, melalui sidang irigasi ini para peserta dapat mendiskusikan rencana tata tanam global (RTTG) dan rencana tata tanam detail (RTTD) serta berbagai permasalah irigasi yang menjadi kendala di Kabupaten Batola.

Baca Juga :   Paman Birin Optimis Kalsel Penuhi Target Ketahanan Pangan Nasional

Dikatakannya, sektor pertanian di Batola dengan sistem irigasi rawa yang bergantung pasang surut dan hujan dalam menentukan dan merumuskan pola tanam harus mempertimbangkan informasi cuaca. Karenanya ia mengapresiasi keterlibatan BMKG Kalsel pada acara ini sebagai narasumber.

Dalam sidang komisi irigasi ini, Noormiliyani juga berharap, dilaksanakannya penentuan daerah irigasi prioritas dalam penyusunan dokumen rencana pengelolaan dan pengembangan sistem irigasi (RP2I), merumuskan rencana tahunan, serta memberikan pertimbangan dalam mengatasi permasalahan daerah akibat banjir, kekeringan, dan bencana alam lainnya.

Baca Juga :   Mulai Rampung, Jembatan Sungai Salim Sudah Bisa Dilintasi

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana yang juga Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR Batola Chairur Razi menerangkan, sidang komisi irigasi ke-2 ini mengambil tema “Mempertahankan Lahan Sawah Beririgasi Mendukung Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Barito Kuala.”

Karenanya dalam kegiatan ini para peserta akan mendapatkan materi terkait iklim dan curah hujan terhadap pola tanam, teknologi pertanian, RTTG dan RTTD, serta diskusi. “Keberadaan komisi irigasi selama ini menunjukan rata-rata baik, namun terdapat beberapa catatan yang perlu ditingkatkan,” ucapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.