18 Rumah di Alalak Selatan Masuk Peningkatan Kualitas Rutilahu

KabarKalimantan, Banjarmasin – Sejumlah rumah tidak layak huni (Rutilahu) di kawasan Kelurahan Alalak Selatan dalam waktu dekat ini akan dimasukkan dalam program Rutilahu.

Hal ini terungkap setelah Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina bersama Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalsel Derajat Wijonarso dan Direktur PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) (Persero), Trisnadi Yulrisman menandatangani perjanjian kerja sama tentang Dukungan Penanganan Permukiman Kumuh di Kota Banjarmasin, Kamis (7/10/2021).

Baca Juga :   Luasnya Nikmat Dapur Qurban di Kalimantan Selatan

“Kami berterima kasih banyak atas program yang akan dilaksanakan di Kelurahan Alalak Selatan, mudah-mudahan rumah warga yang dimasukkan dalam program ini menjadi layak huni, dan bisa segera dilaksanakan tahun ini,” ujar Ibnu Sina.

Baca Juga :   Dreinase Antasari Bakal Direvitalisasi

Dalam perjanjian kerja sama itu disebutkan, PT SMF sebagai pihak ketiga akan memberikan dana bina lingkungan (DBL) sebesar Rp1.620.616.000 kepada Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Alalak Selatan untuk penanganan permukiman kumuh dengan pembangunan 18 unit rumah baru atau peningkatan kualitas Rutilahu.

Ibnu berharap, adanya kerja sama tersebut dapat menjadi langkah strategis untuk menuntaskan permasalahan permukiman kumuh di kota yang dikenal dengan julukan Kota Seribu Sungai ini.

Baca Juga :   Paman Birin: Mari Bersama-sama Sosialisasikan Pentingnya Penerapan Protokol Kesehatan

“Target saya tidak lima tahun, tapi tiga tahun, karena saya hanya tiga tahun tiga bulan, jadi digaspol. Mudah-mudahan bisa dilaksanakan 380 hektar lagi,” tandasnya.

Reporter: Budi Setiawan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.