Teknik Mengajar yang Harus Dikuasai Guru

SISTEM pendidikan yang semakin berkembang, sudah seharusnya pula diimbangi dengan kemampuan metode mengajar yang lebih baik. Bapak/Ibu Guru, setuju? Tentu saja, teknik konservatif seperti guru menjelaskan dan murid mencatat masih berguna untuk beberapa kesempatan. Akan tetapi, pendidikan sekarang lebih dipusatkan untuk mendorong siswa membangun keingintahuan dan kemauannya dalam belajar. Guru juga dapat memanfaatkan kedekatan siswa dengan teknologi sebagai tekniknya. Nah, jadi bagaimana teknik mengajar menarik yang harus guru kuasai?

Belajar sebelum sesi kelas Siswa menyiapkan pelajaran sebelum kelas dimulai, sehingga akan menjadi lebih bersemangat untuk menjelaskan materi yang sudah  dipelajari.  Mereka pun akan akan termotivasi untuk menjawab pertanyaan apapun tentang topik di kelas. Pada akhirnya, metode ini dapat membuat mereka melampaui batasannya sendiri, dan semakin mengeksplorasi rasa penasarannya. Di sini, Brain Academy bisa dikolaborasikan dengan metode ini untuk menemani siswa belajar melalui mentor secara online. Pemecahan masalah Teknik ini dilakukan berdasarkan kasus real melalui cara analisis, bertukar pikiran, dan berinovasi mendapatkan ide kreatif. Siswa diminta belajar dalam grup untuk memecahkan suatu kasus. Namun hati-hati, dalam praktiknya, siswa bisa menjadi menghasilkan solusi yang begitu sulit dilakukan. Akan tetapi, dengan melakukan pemecahan masalah maka dapat meningkatkan rasa keingintahuan, kemampuan analisis, dan kreativitas.

Baca Juga :   Tips Meningkatkan Prestasi Siswa di Sekolah

Belajar sendiri Biarkan siswa fokus untuk melakukan eksplorasi di bidang yang menarik menurutnya, dan mempelajarinya secara otodidak. Rasa penasarannya akan menjadi pendorong utama dalam belajar. Peneliti di bidang pendidikan, Sugata Mitra, pernah melakukan eksperimen ini di beberapa wilayah seperti New Delhi, Afrika Selatan, dan Italia. Mereka membiarkan anak-anak untuk mengakses website tanpa dipandu. Hasilnya, ternyata dapat merombak cara pikir kita selama ini mengenai mengajar. Anak-anak tersebut, sampai hari ini bahkan tidak tahu pengertian internet. Namun tanpa disangka, mereka telah mampu melatih diri sendiri akibat penasaran dengan apa yang ada di hadapannya. Adapun cara lainnya untuk memicu siswa belajar sendiri, dengan menggunakan mind map. Guru dapat menuliskan satu topik (pemicu) dan membiarkan siswa mengembangkan topik tersebut. Contohnya tentang human body, beberapa siswa bisa jadi melanjutkan ide mengenai organ, tulang, atau penyakit menurunkan imun tubuh.

Baca Juga :   Kehidupan akan Bermakna Jika Dilandasi dengan Nilai Kebajikan dan Kemuliaan

Belajar melalui games merupakan teknik mengajar yang sudah dilakukan di sekolah dasar dan PAUD. Melalui permainan, siswa dapat memahami tanpa menyadari bahwa ia sedang belajar. Metode ini juga dapat menjadi sangat efektif untuk usia berapapun. Satu hal yang paling penting, teknik bermain games dapat membuat siswa merasa bersemangat! Maka, guru perlu mendesain games yang cocok untuk siswa, sesuai dengan usia dan pengetahuan yang dimiliki.

Baca Juga :   Cara Berperilaku yang Baik dalam Berkomunikasi

Membuat online quiz mengenai salah satu topik tertentu, bisa jadi contohnya. Media sosial kini, hampir setiap siswa selalu terhubung dengan jejaring sosial mereka. Oleh karena itu, guru juga perlu melibatkan media sosial saat di ruang kelas. Salah satu contoh inspiratif yang pernah dilakukan oleh Akademi Bahasa di Brazil, Red Ballon, lembaga ini meminta siswa untuk mereview salah satu tweet dari artis favorit mereka. Kemudian, mengoreksi mana bagian grammar yang salah. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris siswa. Selain di ruang kelas, teknik ini juga bisa diterapkan untuk belajar di luar sekolah.

Oleh: Hairunisa S.Pd
Guru Kelas di SD Negeri 1 Sungai Cuka

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.