Sekolah yang Bermutu dalam Pelayanan Pendidikan

MUTU yang baik merupakan dambaan setiap orang, terlebih dalam bidang pendidikan. Mutu pendidikan biasanya  terdiri dari beberapa indikator dan komponen yang saling berkait. Komponen dan variabel yang menentukan terwujudnya mutu pendidikan yang baik secara umum, masih dikaitkan dengan sistem, kurikulum, tenaga pendidik, peserta didik, PBM, anggaran, sarana dan prasarana pendidikan, lingkungan belajar, budaya organisasi, kepemimpinan dan lain sebagainya. Mutu pendidikan tidak dilihat dari hasil UN dan hasil tes belajar siswa. Mutu adalah serangkaian proses sampai dengan output, dan outcome. Dalam konteks pendidikan kualitas dapat diartikan sebagai kemampuan sekolah dalam pengelolaan secara operasional dan efisien terhadap komponen-komponen yang berkaitan dengan sekolah, sehingga menghasilkan nilai tambah terhadap komponen tersebut menurut norma/standar yang berlaku.

Sekolah berkualitas adalah sekolah yang mampu mewujudkan siswa-siswa yang bermutu, yang sesuai dengan tujuan pendidikan yaitu manusia yang cerdas, terampil, dan berbudi pekerti luhur, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta memiliki kepribadian yang baik. Sekolah sebagai institusi pendidikan, memiliki karakteristik sekolah berkualitas dan sekolah bermutu, sebagai alat ukur sederhana tercapainya mutu pendidikan dapat dilihat dari pelaksanaan operasi Manajemen Mutu Terpadu (MMT) atau Total Quality Management (TQM) yang dilaksanakan  dalam pendidikan. Menurut Sallis (2010), dengan indikator sebagai berikut terjadinya perbaikan yang terus menerus, perubahan kultur, organisasi terbalik, menjaga hubungan dengan pelanggan, kolega sebagai pelanggan, pemasaran internal, profesionalisme dan fokus pelanggan, dan mutu pembelajaran.

Baca Juga :   Kiat Utama untuk Mengelola Waktu Belajar

Dari berbagai tanggapan siswa tentang guru yang baik dan berkualitas, serta orang tua siswa dalam hal menanggapi tentang sekolah yang berkualitas dalam konsep layanan pendidikan berdasarkan servis marketing, dapat disimpulkan sebagai berikut : Guru yang baik menurut siswa guru yang mampu memahami kebutuhan siswa sebagai orang yang membutuhkan belajar tanpa membedakan individu dan kelompok serta faktor-faktor lain yang membuat orang melakukan persepsi positif maupun negatif,  guru yang menyenangkan siapa saja, baik siswa, sesama guru, dan antara guru dengan warganya dalam lingkungan sekolah, guru yang selalu tersenyum dan empati terhadap siswa dan orang lain, menghargai kekurangan dan kelebihan individu atau kelompok serta selalu berpikiran positif.

Baca Juga :   Tantangan Pendidikan di Masa Pandemi

Guru yang selalu berbagi pemikiran dan mampu mengajak orang lain untuk bekerjasama untuk kemajuan, guru yang berkualitas, yaitu : guru yang mampu mentransfer ilmu pengetahuan, nilai-nilai, norma-norma dan perilaku baik kepada siswa sehingga siswa menjadi siswa yang berilmu dan bertaqwa dan menghargai orang lain, guru yang mampu mengajar dengan menggunakan komponen dan fasilitas yang ada sehingga mampu menyenangkan dalam melakukan PBM.

Guru yang selalu menjadikan dirinya untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan kemajuan zaman di era globalisasi dan kontemporer. Guru yang mampu melaksanakan tugas dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi serta mampu membimbing siswa untuk maju dalam belajar.

Guru yang bertanggungjawab terhadap beban tugas yang dibebankan kepada dirinya sebagai guru profesional yang mampu memberikan layanan bermutu. Guru yang mampu membawa perubahan positif kepada peserta didiknya sebagai bentuk implementasi dari pembelajaran yang dilakukannya. Sekolah yang baik dan berkualitas : sekolah yang mampu memberdayakan semua unsur sekolah dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi kondusif, nyaman dan menyenangkan yang berujung kepada tercapainya PBM yang optimal.

Baca Juga :   Tips Agar Sukses Mengatasi Kegagalan

Tersedianya sarana dan prasarana pendidikan, dan penunjang pendidikan yang selalu terawat rapih dan berdaya guna. Sekolah yang mampu membuat siswa betah dan tenang dalam pembelajaran, sehingga pembelajaran dapat berjalan efektif dan efisien, yang berujung pada tercapainya tujuan sekolah secara keseluruhan.

Tersedianya fasilitas kesehatan, toilet, tempat olahraga, ibadah serta kantin sehat yang akan berujung kepada terciptanya pelayanan pendidikan bermutu pada siswa. Sekolah yang mampu melakukan proses pelayanan pendidikan dan pembelajaran yang berujung kepada berhasilnya siswa dalam pembelajaran sehingga mampu bersaing dan berinovasi diluar sekolah, serta mampu diterima di tempat lain output dan outcame yang mampu diterima ditempat lain tanpa diragukan kualitasnya. Sekolah yang mampu mencetak manusia cerdas, beriman dan berbudi pekerti luhur yang mampu bersaing dan berinovasi diluar sekolah.

Oleh: Ina Yuliana S.Pd.SD
Guru Kelas di SD Negeri 1 Karang Indah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.