Distribusi Air Bersih PDAM Batola Mati Total, Ratusan Warga Kolam Kanan Barambai Resah

  • Whatsapp

KabarKalimantan, Marabahan – Tak maksimalnya aliran PDAM Batola di wilayah Desa Kolam Kanan, Kecamatan Barambai, mengakibatkan warga kesulitan mendapatkan air bersih.

Hal ini sudah berlangsung kurang lebih 15 hari. Suplai air bersih yang bahkan mati total membuat aktivitas warga untuk mandi dan mencuci terpaksa menggunakan air sungai yang asam.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :   Warga Pulau Sewangi Diminta Tak Takut Bervaksin

“Untuk memenuhi kebutuhan air minum, kami harus menampung air hujan. Keadaan itu semakin parah karena matinya aliran air ini tanpa ada pemberitahuan dari pihak PDAM. Sehingga kami tidak ada persiapan untuk menampung air di tempat penampungan,” jelas Made, salah satu warga setempat.

Sementara itu, Kepala Desa Kolam Kanan Edy Sungkowo ditemui di kantornya, Senin (22/11/2021) membenarkan apa yang disampaikan warganya.

Dikatakannya, sudah sekitar 15 hari ini ratusan KK mengeluhkan matinya aliran air bersih PDAM Batola di desanya. Lantaran menggunakan air asam, warga pun mulai merasakan efek gatal-gatal, ditambah lagi penyaluran air dari mobil tangki yang dikirimkan pihak PDAM sangat terbatas. Bahkan ada beberapa warga yang tidak kebagian.

Baca Juga :   Bupati Balangan Bersama Relawan Bantu Siapkan Makanan di Dapur Umum Korban Banjir

“Mudah-mudahan PDAM Batola secepatnya bisa memperbaiki kalau memang ada kerusakan di pipa utama pendistribusian, karena menurut informasi yang kami terima dari warga memang adanya pipa jaringan distribusi utama mengalami kebocoran sehingga membuat aliran air terganggu,” katanya.

Terpisah, Kepala Cabang PDAM Batola Buyung Irawan meminta maaf atas ketidaknyamanan ini. Ia mengakui memang distribusi air ke wilayah Desa Kolam Kanan yang termasuk wilayah paling ujung. Sehingga untuk pemulihannya menjadi lambat.

Baca Juga :   Diguyur Hujan Deras Sejak Kamis Malam, Dua Desa di Kecamatan Batumandi Terdampak Banjir

“Ini memang disebabkan adanya kebocoran di pipa utama, ada 4 titik yang kami temukan. Sampai saat ini kami masih melakukan perbaikan. Mudah-mudahan bisa secepatnya kami pulihkan. Mengatasinya sementara, kami setiap hari memberikan dispensasi pelayanan air bersih dengan menggunakan mobil tangki ke warga. Sehari bisa sampai tiga kali petugas kami memberikan air bersih untuk pelanggan yang terdampak di wilayah Desa Kolam Kanan, Barambai,” ucapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *