Kades, BPD dan Perangkat Desa Diminta Tingkatkan Sinergitas

KabarKalimantan, Marabahan – Pemerintah Kecamatan Marabahan melakukan pelatihan peningkatan kapasitas kepala desa (kades), BPD, dan perangkat desa, Rabu (24/11/2021).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Pop Banjarmasin ini dibuka Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS
Pelatihan juga dihadiri Kepala Dinas (Kadis) PMD Batola Mochammad Aziz, Camat Marabahan Eko Purnomo Sakti, dan para kades, dan perangkat desa se-kecamatan Marabahan.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :   Terhitung Sejak Juli, Penyaluran Dana Desa untuk Lima Kecamatan di Batola Dilakukan melalui Bank Kalsel

Camat Marabahan, Eko Purnomo Sakti menyampaikan, kegiatan ini digelar sebagai upaya memberikan pemahaman tupoksi dan peran kades, BPD, dan aparat desa. “Ini penting sebagai upaya peningkatan sinergitas kades, BPD, dan aparat desa dalam membangun desanya masing-masing,” terang Eko Purnama Sakti.

Pelatihan yang berlangsung 4 hari sejak 24-27 November 2021 diikuti 40 peserta. Camat yang akrab disapa Eko ini juga menyampaikan capaian vaksinasi di Kecamatan Marabahan untuk KPM penerima BLT yang berjumlah 536 orang telah mencapai 91 persen.

Baca Juga :   Jalur Hijau Handil Bakti dan Semangat Dalam Ditertibkan

“Sisanya adalah mereka yang berhalangan secara medis dan yang lanjut usia. Sehingga memang tidak bisa divaksin,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Batola Noormiliyani menyampaikan, pelatihan ini penting untuk diselenggarakan. Untuk itu ia berharap, melalui pelatihan menjadi langkah awal kerjasama yang sinergis bagi semua pihak.

Baca Juga :   Sosialisasikan Kewajiban Izin Usaha Perkebunan, Hasanuddin Murad Reses ke Batola

“Sinergitas ini sangat penting dalam upaya menciptakan sekaligus meningkatkan kapasitas pengelolaan pemerintahan dan pembangunan desa sesuai visi misi pembangunan desa sekaligus mendukung visi misi daerah,” ucapnya.

Bupati juga berpesan, yang terpenting dalam pemerintahan desa adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan daya saing desa. “Saya berharap kepada BPD, kepala desa, dan perangkat desa dapat memahami regulasi dalam melaksanakan pembangunan desa. Mengingat besarnya dana desa yang harus dikelola,” terangnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.