Kedapatan Miras dan Alat DJ, Walikota Banjarbaru Tutup Sementara Cafe D’Legend

  • Whatsapp

KabarKalimantan, Banjarbaru – Walikota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin didampingi Kapolres Banjarbaru AKBP Nur Khamid, Kepala Kejari Banjarbaru Andri Irawan, serta Dandim 1006/Martapura melaksanakan inspeksi mendadak ke tempat-tempat hiburan malam yang disinyalir menyalahi izin yang diterbitkan, Rabu (24/11/2021) dini hari Wita.

Dari hasil sidak di Cafe D’Legend, Walikota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin mendapati masih ada pengunjung di lokasi meski waktu sudah menunjukkan pukul 24.00 Wita, serta miras yang tengah dikonsumsi termasuk alat musik DJ yang tengah dimainkan.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :   Noormiliyani: Srikandi Batola Harus Mampu Berinovasi

Kontan, Aditya membubarkan aktivitas karaoke di THM tersebut, dan memeriksa surat perizinan yang dimiliki.

Rupanya Cafe D’Legend hanya memiliki izin cafe dan live musik. “Izinnya hanya cafe dan live musik. Tetapi praktiknya ada diskotik, miras dan karaoke,” sebut Aditya.

Untuk itu Cafe D’Legend mendapatkan sanksi SP2 dan disegel selama 1 bulan, karena sebelumya sudah dapat surat peringatan (SP).

Baca Juga :   Sekdaprov Kalsel Tekankan SKPD Layani Aduan Masyarakat dengan Cepat

“Jika nantinya kami dapati pelanggaran lagi, dipastikan akan langsung kami kasih surat peringatan ketiga dan langsung kami cabut izinnya,” tegasnya.

Aditya menambahkan, pemerintah kota akan terus mengawasi para pelaku usaha-usaha yang ada di Banjarbaru.

“Jika semua perizinannya sesuai dengan apa yang dilakukan, tentu akan kita dukung, dan diberikan pembinaan. Tapi sebaliknya, jika tidak sesuai maka akan kami tindak, utamanya kegiatan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan,” paparnya.

Salah satu pengelola Cafe D’Legend Vera menyebutkan, jika miras yang ada di cafe tersebut bukan dari pihaknya, namun disuplai dari salah satu oknum kepolisian. “Barangnya dari polisi pak. Kami gak menyediakan disini,” akui Vera.

Baca Juga :   Tanpa Sanksi Tilang, Operasi Zebra Intan 2021 Polres Balangan Lebih Mengarah pada Tindakan Simpatik di Masyarakat

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Banjarbaru AKBP Nur Khamid menjelaskan, dalam giat kali ini memang benar ditemukan adanya miras yang sudah dikonsumsi. Sedangkan untuk penyuplai miras tersebut akan langsung diselidiki lebih detail.

“Tentu akan kami cek dan dipastikan kami melakukan pemeriksaan lebih detail tentang info tersebut,” jelas AKBP Nur Khamid.

Muhammad Ryan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *