Kementerian PUPR Nilai Pembangunan Bendungan Kusan Layak Masuk Tahapan Perencanaan

  • Whatsapp

KabarKalimantan, Jakarta – Rencana pengelolaan sumber daya air di Kabupaten Tanah Bumbu mendapat apresiasi dari Direktur Bendungan dan Danau Kementerian PUPR, Airlangga Mardjono.

Hal itu disampaikan Airlangga ketika menerima kunjungan kerja (Kunker) Bupati Tanbu HM Zairullah Azhar beserta rombongan dalam rangka pemaparan rencana pembangunan Bendungan Kusan, Rabu 24 November lalu.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :   Disaksikan Pihak Kemendagri, Batola-Tapin Sepakati Batas Wilayah

Dalam pertemuan itu turut berhadir Sekretaris Daerah Tanbu H Ambo Sakka, Anggota DPRD Hasanuddin, Plt Kadis PUPR Subhansyah, Bappeda, perwakilan dari Provinsi Kalsel, serta Asisten Staf Khusus Wapres Yulian Hadromi.

Rencana pembangunan Bendungan Kusan tersebut dilatarbelakangi oleh defisit energi listrik, terutama ada rencana pengembangan Kawasan Industri Batulicin dan persiapan suplai ke Ibu Kota Negara (IKN), permasalahan bencana banjir dan pengamanan stabilitas produksi pangan melalui suplai air irigasi, serta pengadaan air baku.

Pemerintah Daerah Kabupaten Tanbu telah memulai pekerjaan persiapan perencanaan pembangunan bendungan ini sejak 2017 lalu, dengan membuat feasibility study, Detail Desain (DD) bendungan tahap 1, DD lanjutan Sidang Pleno Komisi Keamanan Bendungan, AMDAL, Penyusunan LARAP, dan PIPPIB Dirjen Plano Kehutanan dan Tata Lingkungan.

Baca Juga :   Bunda PAUD Kotabaru Sosialisasikan Perbup Standar Pelayanan Minimal PAUD I

Pada kesempatan itu, Airlangga Marjono mengatakan, saat ini ada 61 bendungan masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN), 22 sudah selesai dan 40 sedang berjalan.

“Menurut dari pengalaman pengerjaan bendungan tersebut, PUPR banyak belajar, baik dari segi teknis, administrasi, sosial budaya serta pembiayaan. Untuk pembangunan 61 bendungan, perkiraan anggaran yang diperlukan kurang lebih Rp 80 triliun, dan sampai selesai di tahun 2024 mendatang,” tegasnya.

Baca Juga :   Kemenkumham Kalsel Minta Peserta Waspadai Penipuan CPNS

Mengingat anggaran serta risiko yang besar, lanjutnya, tentu aspek kehati-hatian harus dikedepankan agar sesuai dengan amanat regulasi dari beberapa tahapan proses yang harus dilalui.

Untuk paparan rencana pembangunan Bendungan Kusan yang sudah disebutkan, Airlangga melihat, rencana pembangunan Bendungan Kusan ini sudah bisa mengikuti tahapan-tahapan tersebut, karena ini merupakan kepentingan masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *