Anak Ditilang Polisi, Raihan Curhat di Facebook

  • Whatsapp

KabarKalimantan, Marabahan – Sanksi tilang yang dilakukan Satlantas Polres Barito Kuala terhadap seorang remaja anak dari Raihan Ramadhan di Pol Lantas Perempatan Jalan Handil Bakti sempat viral setelah peristiwa tersebut diunggah di media sosial.

Dalam unggahan di akun Facebook Raihan, sejumlah pertanyaan bermunculan setelah sang anak terkena tilang pada Sabtu (27/11/2021) lalu.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :   Vaksinasi Petugas Pelayanan Publik Berlanjut

“Anak saya terjaring rajia saat melintas di sana. Memang, dia tidak membawa STNK karena surat tanda nomor kendaraannya hilang. Saat itu, anak saya ditawarkan dua pilihan, bayar tilang langsung sebesar Rp500.000, atau bayar nanti tapi motor ditahan. Kemudian, anak saya pilih bayar di tempat,” tulis Raihan di akun facebooknya.
Raihan pun mempertanyakan perihal bayar denda maksimal.

Baca Juga :   Bank Kalsel Miliki Dirut Anyar, Batola Harapkan Kerjasama Kian Meningkat

“Mengapa tidak SIM saja yang ditahan, karena kan anak saya punya SIM? Seharusnya kalau ada e-tilang, harus ada kertas bukti penilangan,” tambahnya.

Raihan juga mempertanyakan soal denda tilang dibayar maksimal. Ia mengklaim, soal besaran denda bukan diputuskan polisi.

“Setahu saya yang pernah ditilang. Walau bayar maksimal. Dan bayarnya di bank. Kemudian, ketika keputusan ada selisih lebih bayar bisa diambil lagi di bank itu. Dan uangnya masuk ke kas negara. Dan apakah sistem bayar tersebut sesuai dgn UU,” tulis Raihan lagi.

Baca Juga :   Bupati Balangan Pimpin Apel Peringatan HUT KORPRI ke-50

Unggahan itu lantas menjadi viral, setelah dibagikan ulang oleh akun bernama Habibi ke grup Facebook Habar Handil Bakti Barito Kuala. Sontak unggahan itu mendapat beragam komentar miring dari warganet.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *