Anggota BPD Rimbun Tulang Keluhkan Kebijakan Camat Kuripan

KabarKalimantan, Marabahan – Postingan status di laman facebok dengan nama akun Wilunadi yang mengeluhkan kebijakan Camat Kuripan, Kabupaten Barito Kuala mendapat tanggapan beragam dari netizen.

Wilunadi yang juga anggota BPD Desa Rimbun Tulang itu merasa kesal dengan larangan Camat Kuripan Hamdi yang tak memperbolehkan warga menggunakan gedung serbaguna di desa setempat untuk bermain bulutangkis.

Tak ayal, cuitan di Facebook itu pun ramai komentar. Bahkan akun dengan nama Budi Santoso menanggapi dengan komentar “Camatout”. Sementara akun Rahman.ar. menulis “Sabar pa lah camatnya tidak bisa main bulu tangkis, sehingga tidak memperbolehkan gedungnya dipakai untuk olahraga bulu tangkis”.

Di laman facebook yang di-posting pada Sabtu (18/12/2021) itu, Wilunadi mengharapkan kepada Bupati Barito Kuala agar dapat memberikan solusi agar warga bisa mempergunakan gedung serbaguna yang dibangun pada 2019-2020 tersebut sebagai tempat untuk berolahraga bulutangkis.

Baca Juga :   Data Sementara, Korban Banjir Batola 8.497 Jiwa

“Pak camat tak mengizinkan gedung tersebut dipergunakan untuk kegiatan olah raga bulutangkis, hanya khusus digunakan untuk olahraga futsal. Padahal camat tahu, bahwa gedung bulu tangkis yang ada saat ini kondisinya sungguh sangat memprihatinkan, tidak mungkin kami menggunakan gedung yang sudah hampir roboh tersebut,” ungkapnya.

Saat dihubungi via telepon seluler, Wilunadi menjelaskan, awal pembuatannya gedung serbaguna itu memang untuk olahraga bulu tangkis, karena waktu awal rencana pengerjaanya pihaknya sowan ke Wakil Bupati Batola yang juga sebagai Ketua PBSI. Di sana dikatakan bahwa gedung serbaguna itu untuk olahraga bulu tangkis. Tapi yang membuatnya bingung mengapa sekarang gedung serbaguna itu berubah fungsi jadi gedung futsal.

“Jika memang mau digabung kami juga tidak mempermasalahkan, kan bisa berbagi jadwal. Sehingga kami merasa tidak sisihkan seperti saat ini. Masa kalau kami mau olahraga bulu tangkis harus ke kabupaten, sedangkan di tempat kami sudah ada gedung serba guna. Kalau kami harus latihan ke kabupaten pastinya harus mengeluarkan biaya lebih besar lagi.”

Baca Juga :   Pangsa Pasar Menjanjikan, Tanaman Porang Kini Digalakkan Petani di Batola

“Tapi, jika memang pihak kecamatan menginginkan kami harus membayar saat memakai gedung tersebut juga tidak masalah,” sambungnya.

Sementara itu, Camat Kuripan Hamdi saat dikonfirmasi via telepon seluler mengatakan, dari awal memang gedung serbaguna tersebut peruntukannya hanya untuk olahraga futsal. Tapi, ketika peralatan olahraga futsal belum tersedia,mereka sempat meminjam gedung tersebut dipergunakan untuk bulutangkis.

“Nah, begitu peralatan futsal sudah ada dan lengkap, maka dijadikanlah lapangan futsal. Karena peminat futsal di Kecamatan Kuripan ini sangat banyak, ada sekitar 24 klub. Sedangkan untuk pemain bulu tangkis di sini dimaksimalkan 15 orang.”

“Sebenarnya, gedung itu bisa dipakai bergantian. Tapi, berhubung seluruh ruangannya sudah dipasang jala, sehingga tidak memungkinkan lapangan bulu tangkis digabungkan. Nah, untuk gedung yang lama, kami sudah rekomendasikan untuk dihibahkan ke desa, sehingga nantinya desa bisa menganggarkan untuk perbaikkan atau rehab. Kalau untuk karpet dan kelengkapan lainya sudah disediakan, kami berharap agar bisa bersabar dulu karena gedung bulu tangkis yang lama belum direhab. Sedangkan gedung serbaguna ini sudah diserahkan ke kecamatan dan menjadi aset kami, maka tanggung jawab penuh ada pada kami,” ujar Hamdi.

Baca Juga :   65 Regu se-Kalsel Rebutkan Juara Balogo di Batola

Terpisah, Bupati Kabupaten Barito Kuala Hj Noormiliyani via WhatsApp menegaskan, yang namanya gedung serba guna itu untuk semua aktifitas dan olahraga, termasuk acara-acara kecamatan. “Makanya diberi nama gedung serba guna. Kalau hanya untuk kegiatan olahraga futsal saja, berarti bukan gedung serba guna,” ucapnya.

Sementara Wakil Bupati Batola H Rahmadian Noor yang juga Ketua PBSI Batola saat dikonfirmasi via WhatshApp belum memberikan tanggapan.

Mahmud Shalihin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.