DLH Kalsel Apresiasi Inovasi Bank Sampah MIKA

KabarKalimantan, Banjarmasin – Keseriusan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam pengelolaan dan pemulihan lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan berikan penghargaan kepada pemenang lomba pengelolaan sampah berbasis masyarakat Tahun 2021, Jumat (31/12/2021).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan Hanifah Dwi Nirwana mengatakan, lomba diikuti oleh 4 kabupaten/kota yaitu Banjar, Banjarmasin, Banjarbaru dan Tanah Laut.

“Yang mana memenangi pada lomba ini adalah Bank Sampah MIKA,” katanya.

Hanifah menuturkan, walaupun Bank Sampah MIKA relatif masih baru tetapi inovasi yang dilakukannya sangat luar biasa, yang mana para nasabahnya bukan hanya dari anak-anak peserta didik tetapi diluar dari peserta didik pun masuk sebagai nasabah yang mana telah memberikan dampak positif di lingkungan sekitarnya.

Baca Juga :   Pemprov Kalsel Raih Penghargaan Peduli HAM

“Bagaimana bapak ibu guru disini membangun kesadaran masyarakat sekitar untuk lingkungan dan berhasil menjalin kerjasama dengan Pegadaian dan BNI,” ucapnya.

Menurutnya, dengan inovasi seperti itu dapat memberikan branding bahwa sampah itu bukan lagi sesuatu yang tidak ada harganya.

“Tetapi brandingnya sampah mempunyai banyak nilai diantarnya nilai ibadah dan nilai ekonomi,” katanya.

Kerjasama Bank sampah MIKA dengan BNI adalah ditunjuk sebagai Agen BNI 46 yang mempunyai program Ayo Menabung dengan Sampah yang di setiap setoran sampah dari nasabah yang telah ditimbang dan disepakati harga konversinya akan ditransaksikan langsung ke Bank BNI.

Baca Juga :   Ini Kolaborasi Pemprov Kalsel dan Kejati dalam Tingkatkan Pelayanan Hukum

Selain itu para nasabah juga bisa membayarkan PDAM, listrik, token, pulsa, dll dengan menggunakan sampah melalui layanan Agen BNI 46 di Bank Sampah MIKA.

Hanifah berharap, lomba Bank sampah ini sebagai penggerak inovasi masyarakat dalam pengelolaan sampah berdampak positif terhadap kesadaran lingkungan masyarakat.

“Pengaruh yang dirasakan oleh masyarakat tidak hanya pada meningkatnya kesadaran terhadap kelestarian lingkungan, namun secara ekonomi dan kapabilitas nasabah serta anggota bank sampah juga meningkat,” pungkasnya.

Baca Juga :   Sekdaprov Kalsel Tekankan SKPD Layani Aduan Masyarakat dengan Cepat

Adapun penilaian dilakukan oleh tim penilai terdiri dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Komunitas Gerakan Ramah Lingkungan Zero Waste Kalimantan Selatan dan Bank Sampah Induk.

Ada sebanyak 9 Bank Sampah yang dilakukan penilaian oleh tim penilai pada bulan November lalu yaitu 4 Bank Sampah di Kota Banjarmasin, 2 Bank Sampah di Banjarbaru, 1 Bank Sampah di Banjar, dan 2 Bank Sampa di Tanah Laut dengan para Pemenang ke I, Bank Sampah Kenanga (MIKA) Kota Banjarmasin, Pemenang ke II, Bank Sampah Idola Tungkaran Kabupaten Banjar, dan Pemenang III, Bank Sampah Khalid Kota Banjarbaru.

Syahri Ramadhan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.