Said Akhmad Lantik Pejabat Fungsional di Lingkup Pemkab Kotabaru

KabarKalimantan,  Kotabaru – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kotabaru melantik dan mengambil sumpah janji jabatan 168 Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengisi jabatan fungsional di lingkup Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Jumat (31/12/2021).

Kepala BKD Kotabaru Minggu Basuki mengatakan, sesuai dengan peraturan perundang undangan usia pejabat fungsional ahli utama dan ahli madya itu berakhir di usia 60 tahun, dan fungsional muda di usia 58 tahun.

Baca Juga :   Baru Sebulan Menjabat Kalapas, Yosef Yembise Ciptakan Empat Inovasi di Lapas Kelas IIA Kotabaru

“Semua yang dilantik hari ini adalah fungsional muda. Dalam waktu kurang lebih 2 atau 3 tahun jadi fungsional madya dan pensiunnya berusia 60 tahun. Masing-masing ketentuan sesuai jabatan ada angka kredit, contohnya di dokter kalau diangkat angka kredit pertamanya harus 100, jenjang pemuda 150, ke madya 200, jadi tinggal berapa angka kredit muda ke madya, angka kredit itu sesuai dengan capaian kinerja mereka sesuai dengan ketentuan,” jelasnya.

Baca Juga :   Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru Panen Raya Padi Sawah di Desa Langadai

Untuk fungsional ini, lanjutnya, lebih ditekankan kepada kinerja individu masing-masing. Sedangkan struktual itu ada yang tidak punya kegiatan, tapi kalau fungsional mau tidak mau bila tidak melaksanakan kegiatan tidak akan naik angka kreditnya ,dan juga tidak akan naik jenjang.

“Makanya itu kenapa pemerintah pusat, maksudnya kebijakannya itu ke fungsional, karena fungsional itu jelas apa yang dikerjakan,  apa yang dilakukan setiap bulan, setiap tahun itu jelas. Bila tidak tercapai, maka tidak akan naik pangkat,” katanya.

Baca Juga :   Santri Pondok Pesantren Nurul Abshor Ikuti Sosialisasi dan Skrining Penyakit TBC

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kotabaru H Said Akhmad mengatakan, pelantikan pejabat struktual menjadi pejabat fungsional ini merupakan batas akhir pelantikan.

“Pejabat fungsional boleh ikut lelang eselon 2 asalkan mereka memenuhi persyaratannya. Dan, bagi pejabat fungsional yang ingin kembali ke struktual juga boleh,” jelas Said Akhmad.

Ardiansyah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.