Kriteria dalam Memilih Sumber Belajar

BELAJAR merupakan usaha yang dilakukan seseorang melalui interaksi dengan lingkungannya untuk mengubah perilakunya. Dengan demikian, hasil dari kegiatan belajar adalah berupa perubahan perilaku pada diri orang tersebut, misalnya dari tidak tahu sama sekali menjadi samar-samar tahu. Kegiatan belajar sering dikaitkan dengan sumber belajar.

Sumber belajar adalah semua sumber, baik berupa data, orang, dan wujud tertentu yang dapat digunakan oleh siswa dalam belajar, baik secara terpisah maupun secara terkombinasi sehingga mempermudah siswa dalam mencapai tujuan belajar atau mencapai kompetensi tertentu.

Arti belajar adalah suatu kegiatan yang terjadi pada semua orang tanpa mengenal batasan umur, jenis kelamin, agama, dan status sosial. Dengan demikian, belajar tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Seseorang belajar untuk dapat memperoleh pengetahuan dan pemahaman terhadap sesuatu sehingga pada diri seseorang terjadi perubahan baik pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotoriknya.

Kegiatan dapat berhasil apabila individu yang belajar dapat berinteraksi secara efektif dengan sumber belajar. Sumber belajar adalah semua sumber, baik berupa data, orang dan wujud tertentu yang dapat digunakan oleh siswa dalam belajar, baik secara terpisah maupun secara terkombinasi sehingga mempermudah siswa dalam mencapai tujuan belajar atau mencapai kompetensi tertentu.

Adapun sumber belajar memiliki fungsi meningkatkan produktivitas pembelajaran, memberikan kemungkinan pembelajaran yang sifatnya lebih individual, memberikan dasar yang lebih ilmiah terhadap pembelajaran, lebih memantapkan pembelajaran, memungkinkan belajar secara seketika, memungkinkan penyajian dan pembelajaran yang lebih luas, dengan menyajikan informasi yang mampu menembus batas geografis.

Baca Juga :   Mencermati Perilaku Ikut-ikutan

Faktor yang mempengaruhi sumber belajar dalam kegiatan pengajaran antara lain : Perkembangan teknologi, nilai-nilai budaya setempat, keadaan ekonomi pada umumnya, dan keadaan pemakai seperti bagaimana latar belakang dan pengalaman pemakai, bagaimana motivasi pemakai, apa tujuan pemakai memanfaatkan sumber belajar.

Terdapat beberapa jenis sumber belajar, namun secara garis besarnya terdapat dua jenis sumber belajar yaitu pertama sumber belajar yang dirancang (learning resources by design), yakni sumber belajar yang secara khusus dirancang atau dikembangkan sebagai komponen sistem instruksional untuk memberikan fasilitas belajar yang terarah dan bersifat formal. Kedua sumber belajar yang dimanfaatkan (learning resources by utilization), yaitu sumber belajar yang tidak didesain khusus untuk keperluan pembelajaran dan keberadaanya dapat ditemukan, diterapkan, dan dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran.

Dari kedua macam sumber belajar tersebut, sumber-sumber belajar dapat berbentuk pesan (informasi, bahan ajar, cerita rakyat, dongeng, hikayat dan sebagainya), orang (guru, instruktur, siswa, ahli, narasumber, tokoh masyarakat, pimpinan lembaga, tokoh karier, dan sebagainya), bahan (buku, transparansi, film, slides, gambar, grafik yang dirancang untuk pembelajaran, relief, candi, arca, komik dan sebagainya), alat atau perlengkapan (perangkat kertas, komputer, radio, televisi, VCD/DVD, kamera, papan tulis, generator, mesin, mobil, motor, alat listrik, obeng, dan sebagainya), pendekatan/metode/teknik (seminar, pemecahan masalah, simulasi, permainan, sarasehan, percakapan biasa, diskusi, debat, talk show, dan sejenisnya), dan lingkungan (ruang kelas, studio, perpustakaan, aula, teman, kebun, pasar, kantor dan sebagainya).

Baca Juga :   Penyebab Utama dari Kegagalan

Dalam memilih sumber belajar harus memperhatikan kriteria diantaranya: ekonomis (tidak harus terpatok pada harga yang mahal), praktis (tidak memerlukan pengelolaan yang rumit sulit dan langka, Mudah (dekat dan tersedia disekitar lingkungan kita), Fleksibel (dapat dimanfaatkan untuk berbagai tujuan instruksional), sesuai dengan tujuan (mendukung proses dan pencapaian tujuan belajar, dapat membangkitkan motivasi dan minat belajar siswa).

Lingkungan merupakan salah satu sumber belajar yang amat penting dan memiliki nilai-nilai yang sangat berharga dalam rangka proses pembelajaran siswa. Lingkungan dapat memperkaya bahan dan kegiatan belajar. Lingkungan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar terdiri dari lingkungan sosial dan lingkungan fisik (alam). Lingkungan sosial dapat digunakan untuk memperdalam ilmu-ilmu sosial dan kemanusiaan, sedangkan lingkungan alam dapat digunakan untuk mempelajari tentang gejala-gejala alam dan dapat menumbuhkan kesadaran peserta didik akan cinta alam serta partisipasi dalam memelihara dan melestarikannya.

Baca Juga :   Tindakan Manusia Dalam Interaksi Sosial

Pemanfaatan lingkungan dapat ditempuh dengan cara melakukan kegiatan dengan membawa siswa ke lingkungan, seperti survei, karyawisata, berkemah, praktik lapangan dan sebagainya. Bahkan, belakangan ini berkembang kegiatan pembelajaran dengan apa yang disebut out bond, yang pada dasarnya merupakan proses pembelajaran dengan menggunakan alam terbuka. Di samping itu, pemanfaatan lingkungan dapat dilakukan dengan cara membawa lingkungan kedalam kelas, seperti menghadirkan narasumber untuk menyampaikan materi didalam kelas. Agar pengguna lingkungan sebagai sumber belajar berjalan efektif, maka perlu dilakukan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi serta tindak lanjutnya.

Agar suatu kegiatan belajar dapat berlangsung dengan baik, perlu menggunakan bentuk pendekatan yang efektif, baik dengan metode yang tepat maupun penggunaan sumber belajar ataupun media yang tepat. Sumber belajar yang telah ada dan tersedia disekitar kita hendaknya dimanfaatkan dan digunakan secara optimal, dengan cara menumbuhkan kreatifitas antara guru dan siswa. Banyak orang beranggapan bahwa untuk menyediakan sumber belajar menuntut adanya biaya yang tinggi dan sulit untuk mendapatkannya, yang kadang ujung-ujungnya akan membebani orang tua siswa untuk mengeluarkan dana pendidikan yang lebih besar lagi.

Oleh: Syaiful Bahri, S.P
Guru IPA di SMP Negeri 4 Satui

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.