Tersangka Penganiayaan terhadap Jaini Dinyatakan Tak Mengalami Gangguan Jiwa

KabarKalimantan, Banjarmasin – M Ridho alias Ridho (26), tersangka penganiayaan hingga menewaskan korbannya pada peristiwa di Jalan Tanjung Berkat, Gang Silahturahmi, RT 18 Banjarmasin Barat memperagakan kejadian sebenarnya (rekonstruksi), Senin (10/1/2022).

Dimana tersangka telah terbukti melakukan penganiayaan terhadap tetangganya hingga mengakibatkan korban bernama M Jaini (71), warga Jalan Tanjung Berkat, Gang Silahturahmi, RT 18 Banjarmasin Barat kehilangan nyawanya.

Penganiayaan yang terjadi pada Sabtu (6/11/2021) lalu itu mengakibatkan korbannya mengalami luka cukup serius di bagian kepala, tangan, dan di bagian badannya.

Akibat luka serius tersebut, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah Banjarmasin. Sedangkan tersangka langsung dibawa aparat kepolisian ke Mapolsekta Banjarmasin Barat.

Baca Juga :   Tadi Pagi Bayi Ditemukan Dalam Kardus di Pinggir Jalan HKSN Banjarmasin

Selang beberapa pekan kemudian, tim medis menyatakan korban meninggal dunia. Sementara tersangka dibawa ke RS Jiwa Sambang Lihum, karena ada dugaan tersangka merupakan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) hingga menjalani observasi beberapa pekan guna memastikan kondisi kejiwaannya.

Kapolsekta Banjarmasin Barat Kompol Faisal Rahman SIK melalui Kanit Reskrim Ipda Hendra Agustian Ginting mengatakan, tersangka dinyatakan masih dalam keadaan waras dan tak ada gangguan jiwa apapun.

Baca Juga :   Tim Gabungan Berhasil Ringkus Pelaku Curanmor

Hal ini terlihat dalam rekonstruksi yang dilakukan tersangka di hadapan pengacaranya dari LKBH ULM Banjarmasin, dan dari Kejaksaan Negeri Banjarmasin, dimana tersangka menjalankan Rekonstruksi sebanyak 20 adegan.

“Dari beberapa adegan yang dilakukan oleh tersangka, terlihat pada adegan delapan yang mana awal kedatangan tersangka untuk membeli rokok dengan cara berutang, namun korban tak mau mengutangi jualannya kepada tersangka,” ujar Kanit Reskrim.

“Karena tak mau diutang itulah tersangka pulang ke rumah untuk mengambil senjata tajam sajam jenis (parang). Kemudian, tak lama tersangka kembali dengan memegang sajam itu dan langsung menebaskannya ke arah kepala korban, lalu tersangka menebas ke arah istri korban Masrah (69) dan mengenai bagian tangan sebelah kanan tepatnya di kelingking, dan langsung lari,” tambahnya.

Baca Juga :   Komplotan Pencuri Penutup Gorong-gorong Berhasil Diamankan

Selanjutnya, lanjut Kanit Reskrim, tersangka yang melihat korban Jaini masih terduduk di lokasi kejadian kembali mendatangi korban untuk melakukan penganiayaan lagi.

“Ketika korban mau ditolong oleh warga, tersangka malah menyerang warga. Warga baru berani mendekat setelah tersangka sudah tak ada lagi di lokasi kejadian,” bebernya.

Muhammad Ryan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.